Valentine's Day Pumping Heart

Minggu, 01 Maret 2015

======== SURAT HUUD DAN TERJEMAHANNYA =========

Salsabila

" Assalamu'alaikum, Welcome in Salsabila's Blog "

الصلاة والسلام عليك يا رسول الله

☆ هُود ☆

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحيمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. الر كِتابٌ أُحْكِمَتْ آياتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكيمٍ خَبيرٍ (1) Alif Laam Raa, ( inilah ) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi ( Allah ) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu,( 1 ) أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ اللَّهَ إِنَّني‏ لَكُمْ مِنْهُ نَذيرٌ وَ بَشيرٌ (2) agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku ( Muhammad ) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya,( 2) وَ أَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتاعاً حَسَناً إِلى‏ أَجَلٍ مُسَمًّى وَ يُؤْتِ كُلَّ ذي فَضْلٍ فَضْلَهُ وَ إِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخافُ عَلَيْكُمْ عَذابَ يَوْمٍ كَبيرٍ (3) dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. ( Jika kamu, mengerjakan yang demikian ), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik ( terus menerus ) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap- tiap orang yang mempunyai keutamaan ( balasan ) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.( 3) إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ وَ هُوَ عَلى‏ كُلِّ شَيْ‏ءٍ قَديرٌ (4) Kepada Allah- lah kembalimu, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.( 4 ) أَلا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ أَلا حينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيابَهُمْ يَعْلَمُ ما يُسِرُّونَ وَ ما يُعْلِنُونَ إِنَّهُ عَليمٌ بِذاتِ الصُّدُورِ (5) Ingatlah, sesungguhnya ( orang munafik itu ) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya ( Muhammad ). Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.( 5 ) وَ ما مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللَّهِ رِزْقُها وَ يَعْلَمُ مُسْتَقَرَّها وَ مُسْتَوْدَعَها كُلٌّ في‏ كِتابٍ مُبينٍ (6) Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah- lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata ( Lohmahfuz ).( 6 ) وَ هُوَ الَّذي خَلَقَ السَّماواتِ وَ الْأَرْضَ في‏ سِتَّةِ أَيَّامٍ وَ كانَ عَرْشُهُ عَلَى الْماءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَ لَئِنْ قُلْتَ إِنَّكُمْ مَبْعُوثُونَ مِنْ بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ الَّذينَ كَفَرُوا إِنْ هذا إِلاَّ سِحْرٌ مُبينٌ (7) Dan Dia- lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata ( kepada penduduk Mekah ):" Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata:" Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".( 7 ) وَ لَئِنْ أَخَّرْنا عَنْهُمُ الْعَذابَ إِلى‏ أُمَّةٍ مَعْدُودَةٍ لَيَقُولُنَّ ما يَحْبِسُهُ أَلا يَوْمَ يَأْتيهِمْ لَيْسَ مَصْرُوفاً عَنْهُمْ وَ حاقَ بِهِمْ ما كانُوا بِهِ يَسْتَهْزِؤُنَ (8) Dan sesungguhnya jika kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan, niscaya mereka akan berkata:" Apakah yang menghalanginya" Ingatlah, di waktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok- olokkannya.( 8 ) وَ لَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنْسانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْناها مِنْهُ إِنَّهُ لَيَؤُسٌ كَفُورٌ (9) Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat ( nikmat ) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.( 9 ) وَ لَئِنْ أَذَقْناهُ نَعْماءَ بَعْدَ ضَرَّاءَ مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ ذَهَبَ السَّيِّئاتُ عَنِّي إِنَّهُ لَفَرِحٌ فَخُورٌ (10) Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata:" Telah hilang bencana- bencana itu dari padaku"; sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga. (10) إِلاَّ الَّذينَ صَبَرُوا وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ أُولئِكَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَ أَجْرٌ كَبيرٌ (11) kecuali orang- orang yang sabar ( terhadap bencana ), dan mengerjakan amal- amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar.( 11 ) فَلَعَلَّكَ تارِكٌ بَعْضَ ما يُوحى‏ إِلَيْكَ وَ ضائِقٌ بِهِ صَدْرُكَ أَنْ يَقُولُوا لَوْ لا أُنْزِلَ عَلَيْهِ كَنْزٌ أَوْ جاءَ مَعَهُ مَلَكٌ إِنَّما أَنْتَ نَذيرٌ وَ اللَّهُ عَلى‏ كُلِّ شَيْ‏ءٍ وَكيلٌ (12) Maka boleh jadi kamu hendak meninggalkan sebahagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karena khawatir bahwa mereka akan mengatakan:" Mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan ( kekayaan ) atau datang bersama- sama dengan dia seorang malaikat" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu.(12 ) أَمْ يَقُولُونَ افْتَراهُ قُلْ فَأْتُوا بِعَشْرِ سُوَرٍ مِثْلِهِ مُفْتَرَياتٍ وَ ادْعُوا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صادِقينَ (13) Bahkan mereka mengatakan:" Muhammad telah membuat- buat Al Qur'an itu", Katakanlah:" ( Kalau demikian ), maka datangkanlah sepuluh surah- surah yang dibuat- buat yang menyamainya, dan panggillah orang- orang yang kamu sanggup ( memanggilnya ) selain Allah, jika kamu memang orang- orang yang benar".(13 ) فَإِلَّمْ يَسْتَجيبُوا لَكُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّما أُنْزِلَ بِعِلْمِ اللَّهِ وَ أَنْ لا إِلهَ إِلاَّ هُوَ فَهَلْ أَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (14) Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu ( ajakanmu ) itu maka ( katakanlah olehmu ) :" Ketahuilah, sesungguhnya Al Qur'an itu diturunkan dengan ilmu Allah dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri ( kepada Allah )"( 14 ) مَنْ كانَ يُريدُ الْحَياةَ الدُّنْيا وَ زينَتَها نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمالَهُمْ فيها وَ هُمْ فيها لا يُبْخَسُونَ (15) Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.( 15) أُولئِكَ الَّذينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلاَّ النَّارُ وَ حَبِطَ ما صَنَعُوا فيها وَ باطِلٌ ما كانُوا يَعْمَلُونَ (16) Itulah orang- orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia- sialah apa yang telah mereka kerjakan. ( 16 ) أَ فَمَنْ كانَ عَلى‏ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّهِ وَ يَتْلُوهُ شاهِدٌ مِنْهُ وَ مِنْ قَبْلِهِ كِتابُ مُوسى‏ إِماماً وَ رَحْمَةً أُولئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَ مَنْ يَكْفُرْ بِهِ مِنَ الْأَحْزابِ فَالنَّارُ مَوْعِدُهُ فَلا تَكُ في‏ مِرْيَةٍ مِنْهُ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يُؤْمِنُونَ (17) Apakah ( orang- orang kafir itu sama dengan ) orang- orang yang mempunyai bukti yang nyata ( Al Qur'an ) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi ( Muhammad ) dari Allah dan sebelum Al Qur'an itu telah ada kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat Mereka itu beriman kepada Al Qur'an. Dan barang siapa di antara mereka ( orang- orang Quraisy ) dan sekutu- sekutunya yang kafir kepada Al Qur'an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya karena itu janganlah kamu ragu- ragu terhadap Al Qur'an itu. Sesungguhnya ( Al Qur'an ) itu benar- benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.( 17 ) وَ مَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرى‏ عَلَى اللَّهِ كَذِباً أُولئِكَ يُعْرَضُونَ عَلى‏ رَبِّهِمْ وَ يَقُولُ الْأَشْهادُ هؤُلاءِ الَّذينَ كَذَبُوا عَلى‏ رَبِّهِمْ أَلا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمينَ (18) Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat- buat dusta terhadap Allah Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka dan para saksi akan berkata:" Orang- orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka". Ingatlah, kutukan Allah) ditimpakan (atas orang- orang yang lalim.(18) الَّذينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبيلِ اللَّهِ وَ يَبْغُونَها عِوَجاً وَ هُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كافِرُونَ (19) ) yaitu) orang- orang yang menghalangi ( manusia ) dari jalan Allah dan menghendaki ( supaya ) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang- orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat.(19) أُولئِكَ لَمْ يَكُونُوا مُعْجِزينَ فِي الْأَرْضِ وَ ما كانَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِياءَ يُضاعَفُ لَهُمُ الْعَذابُ ما كانُوا يَسْتَطيعُونَ السَّمْعَ وَ ما كانُوا يُبْصِرُونَ (20) Orang-orang itu tidak mampu menghalang- halangi Allah untuk ( mengazab mereka ) di bumi ini, dan sekali- kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar ( kebenaran ) dan mereka selalu tidak dapat melihat ( nya ).(20) أُولئِكَ الَّذينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَ ضَلَّ عَنْهُمْ ما كانُوا يَفْتَرُونَ (21) Mereka itulah orang- orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada- adakan.(21) لا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ (22) Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang- orang yang paling merugi.( 22 ) إِنَّ الَّذينَ آمَنُوا وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ وَ أَخْبَتُوا إِلى‏ رَبِّهِمْ أُولئِكَ أَصْحابُ الْجَنَّةِ هُمْ فيها خالِدُونَ (23) Sesungguhnya orang- orang yang beriman dan mengerjakan amal- amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni- penghuni surga mereka kekal di dalamnya.(23) مَثَلُ الْفَريقَيْنِ كَالْأَعْمى‏ وَ الْأَصَمِّ وَ الْبَصيرِ وَ السَّميعِ هَلْ يَسْتَوِيانِ مَثَلاً أَ فَلا تَذَكَّرُونَ (24) Perbandingan kedua golongan itu ( orang- orang kafir dan orang- orang mukmin ), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu). (24) وَ لَقَدْ أَرْسَلْنا نُوحاً إِلى‏ قَوْمِهِ إِنِّي لَكُمْ نَذيرٌ مُبينٌ (25) Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, ( dia berkata ):" Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,( 25 ) أَنْ لا تَعْبُدُوا إِلاَّ اللَّهَ إِنِّي أَخافُ عَلَيْكُمْ عَذابَ يَوْمٍ أَليمٍ (26) agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab ( pada ) hari yang sangat menyedihkan".(25) فَقالَ الْمَلَأُ الَّذينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ ما نَراكَ إِلاَّ بَشَراً مِثْلَنا وَ ما نَراكَ اتَّبَعَكَ إِلاَّ الَّذينَ هُمْ أَراذِلُنا بادِيَ الرَّأْيِ وَ ما نَرى‏ لَكُمْ عَلَيْنا مِنْ فَضْلٍ بَلْ نَظُنُّكُمْ كاذِبينَ (27) Maka berkatalah pemimpin- pemimpin yang kafir dari kaumnya:" Kami tidak melihat kamu, melainkan ( sebagai ) seorang manusia ( biasa ) seperti kami, dan kami tidak melihat orang- orang yang mengikuti kamu melainkan orang- orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang- orang yang dusta".(27) قالَ يا قَوْمِ أَ رَأَيْتُمْ إِنْ كُنْتُ عَلى‏ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَ آتاني‏ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِهِ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَ نُلْزِمُكُمُوها وَ أَنْتُمْ لَها كارِهُونَ (28) Berkata Nuh:" Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi- Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya"(28 ) وَ يا قَوْمِ لا أَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ مالاً إِنْ أَجرِيَ إِلاَّ عَلَى اللَّهِ وَ ما أَنَا بِطارِدِ الَّذينَ آمَنُوا إِنَّهُمْ مُلاقُوا رَبِّهِمْ وَ لكِنِّي أَراكُمْ قَوْماً تَجْهَلُونَ (29) Dan ( dia berkata ):" Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu ( sebagai upah ) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali- kali tidak akan mengusir orang- orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui".(29) وَ يا قَوْمِ مَنْ يَنْصُرُني‏ مِنَ اللَّهِ إِنْ طَرَدْتُهُمْ أَ فَلا تَذَكَّرُونَ (30) Dan ( dia berkata ):" Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari ( azab ) Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran"(30) وَ لا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدي خَزائِنُ اللَّهِ وَ لا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَ لا أَقُولُ إِنِّي مَلَكٌ وَ لا أَقُولُ لِلَّذينَ تَزْدَري أَعْيُنُكُمْ لَنْ يُؤْتِيَهُمُ اللَّهُ خَيْراً اللَّهُ أَعْلَمُ بِما في‏ أَنْفُسِهِمْ إِنِّي إِذاً لَمِنَ الظَّالِمينَ (31) Dan aku tidak mengatakan kepada kamu ( bahwa ):" Aku mempunyai gudang- gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang gaib, dan tidak ( pula ) aku mengatakan:" Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang- orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu:" Sekali- kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar- benar termasuk orang- orang yang lalim.(31) قالُوا يا نُوحُ قَدْ جادَلْتَنا فَأَكْثَرْتَ جِدالَنا فَأْتِنا بِما تَعِدُنا إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقينَ (32) Mereka berkata:" Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang- orang yang benar".(32) قالَ إِنَّما يَأْتيكُمْ بِهِ اللَّهُ إِنْ شاءَ وَ ما أَنْتُمْ بِمُعْجِزينَ (33) Nuh menjawab:" Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki dan kamu sekali- kali tidak dapat melepaskan diri.( 33 ) وَ لا يَنْفَعُكُمْ نُصْحي‏ إِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَنْصَحَ لَكُمْ إِنْ كانَ اللَّهُ يُريدُ أَنْ يُغْوِيَكُمْ هُوَ رَبُّكُمْ وَ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (34) Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasihatku jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu, Dia adalah Tuhanmu dan kepada-Nya- lah kamu dikembalikan".(34) أَمْ يَقُولُونَ افْتَراهُ قُلْ إِنِ افْتَرَيْتُهُ فَعَلَيَّ إِجْرامي‏ وَ أَنَا بَري‏ءٌ مِمَّا تُجْرِمُونَ (35) Malah kaum Nuh itu berkata:" Dia cuma membuat- buat nasihat saja". Katakanlah:" Jika aku membuat- buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat".(35) وَ أُوحِيَ إِلى‏ نُوحٍ أَنَّهُ لَنْ يُؤْمِنَ مِنْ قَوْمِكَ إِلاَّ مَنْ قَدْ آمَنَ فَلا تَبْتَئِسْ بِما كانُوا يَفْعَلُونَ (36) Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali- kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman ( saja ), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan.(36) وَ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنا وَ وَحْيِنا وَ لا تُخاطِبْني‏ فِي الَّذينَ ظَلَمُوا إِنَّهُمْ مُغْرَقُونَ (37) Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang yang lalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.(37) وَ يَصْنَعُ الْفُلْكَ وَ كُلَّما مَرَّ عَلَيْهِ مَلَأٌ مِنْ قَوْمِهِ سَخِرُوا مِنْهُ قالَ إِنْ تَسْخَرُوا مِنَّا فَإِنَّا نَسْخَرُ مِنْكُمْ كَما تَسْخَرُونَ (38) Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh:" Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun ) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek ( kami ).(38) فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ مَنْ يَأْتيهِ عَذابٌ يُخْزيهِ وَ يَحِلُّ عَلَيْهِ عَذابٌ مُقيمٌ (39) Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal."(39) حَتَّى إِذا جاءَ أَمْرُنا وَ فارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فيها مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَ أَهْلَكَ إِلاَّ مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَ مَنْ آمَنَ وَ ما آمَنَ مَعَهُ إِلاَّ قَليلٌ (40) Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman:" Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing- masing binatang sepasang ( jantan dan betina ), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan ( muatkan pula ) orang- orang yang beriman." Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.(40) وَ قالَ ارْكَبُوا فيها بِسْمِ اللَّهِ مَجْراها وَ مُرْساها إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحيمٌ (41) Dan Nuh berkata:" Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya." Sesungguhnya Tuhanku benar- benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(41) وَ هِيَ تَجْري بِهِمْ في‏ مَوْجٍ كَالْجِبالِ وَ نادى‏ نُوحٌ ابْنَهُ وَ كانَ في‏ مَعْزِلٍ يا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنا وَ لا تَكُنْ مَعَ الْكافِرينَ (42) Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil:" Hai anakku, naiklah ( ke kapal ) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang- orang yang kafir."(42) قالَ سَآوي إِلى‏ جَبَلٍ يَعْصِمُني‏ مِنَ الْماءِ قالَ لا عاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلاَّ مَنْ رَحِمَ وَ حالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكانَ مِنَ الْمُغْرَقينَ (43) Anaknya menjawab:" Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata:" Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah ( saja ) Yang Maha Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang- orang yang ditenggelamkan.(43) وَ قيلَ يا أَرْضُ ابْلَعي‏ ماءَكِ وَ يا سَماءُ أَقْلِعي‏ وَ غيضَ الْماءُ وَ قُضِيَ الْأَمْرُ وَ اسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ وَ قيلَ بُعْداً لِلْقَوْمِ الظَّالِمينَ (44) Dan difirmankan:" Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit) hujan (berhentilah," Dan air pun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan:" Binasalah orang- orang yang lalim."( 44 ) وَ نادى‏ نُوحٌ رَبَّهُ فَقالَ رَبِّ إِنَّ ابْني‏ مِنْ أَهْلي‏ وَ إِنَّ وَعْدَكَ الْحَقُّ وَ أَنْتَ أَحْكَمُ الْحاكِمينَ (45) Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata:" Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku, termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil- adilnya."(45) قالَ يا نُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صالِحٍ فَلا تَسْئَلْنِ ما لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنَ الْجاهِلينَ (46) Allah berfirman:" Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu ( yang dijanjikan akan diselamatkan ) , sesungguhnya ( perbuatannya ) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada- Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui ( hakikat ) nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang- orang yang tidak berpengetahuan."(46) قالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْئَلَكَ ما لَيْسَ لي‏ بِهِ عِلْمٌ وَ إِلاَّ تَغْفِرْ لي‏ وَ تَرْحَمْني‏ أَكُنْ مِنَ الْخاسِرينَ (47) Nuh berkata:" Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui ( hakikat ) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan ( tidak ) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang- orang yang merugi."(47) قيلَ يا نُوحُ اهْبِطْ بِسَلامٍ مِنَّا وَ بَرَكاتٍ عَلَيْكَ وَ عَلى‏ أُمَمٍ مِمَّنْ مَعَكَ وَ أُمَمٌ سَنُمَتِّعُهُمْ ثُمَّ يَمَسُّهُمْ مِنَّا عَذابٌ أَليمٌ (48) Difirmankan:" Hai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat- umat ( yang mukmin ) dari orang- orang yang bersamamu. Dan ada ( pula ) umat- umat yang Kami beri kesenangan pada mereka (dalam kehidupan dunia), kemudian mereka akan ditimpa azab yang pedih dari Kami."(48) تِلْكَ مِنْ أَنْباءِ الْغَيْبِ نُوحيها إِلَيْكَ ما كُنْتَ تَعْلَمُها أَنْتَ وَ لا قَوْمُكَ مِنْ قَبْلِ هذا فَاصْبِرْ إِنَّ الْعاقِبَةَ لِلْمُتَّقينَ (49) Itu adalah di antara berita- berita penting tentang yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu ( Muhammad ); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak( pula )kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang- orang yang bertakwa.(49) وَ إِلى‏ عادٍ أَخاهُمْ هُوداً قالَ يا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ ما لَكُمْ مِنْ إِلهٍ غَيْرُهُ إِنْ أَنْتُمْ إِلاَّ مُفْتَرُونَ (50) Dan kepada kaum Ad ( Kami utus ) saudara mereka, Hud. Ia berkata:" Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali- kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada- adakan saja.(50) يا قَوْمِ لا أَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْراً إِنْ أَجْرِيَ إِلاَّ عَلَى الَّذي فَطَرَني‏ أَ فَلا تَعْقِلُونَ (51) Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini, Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan ( nya )"(51) وَ يا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّماءَ عَلَيْكُمْ مِدْراراً وَ يَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلى‏ قُوَّتِكُمْ وَ لا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمينَ (52) Dan ( dia berkata ):" Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada- Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa."(52) قالُوا يا هُودُ ما جِئْتَنا بِبَيِّنَةٍ وَ ما نَحْنُ بِتارِكي‏ آلِهَتِنا عَنْ قَوْلِكَ وَ ما نَحْنُ لَكَ بِمُؤْمِنينَ (53) Kaum Ad berkata:" Hai Hud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan kami sekali- kali tidak akan meninggalkan sembahan- sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali- kali tidak akan mempercayai kamu.(53) إِنْ نَقُولُ إِلاَّ اعْتَراكَ بَعْضُ آلِهَتِنا بِسُوءٍ قالَ إِنِّي أُشْهِدُ اللَّهَ وَ اشْهَدُوا أَنِّي بَري‏ءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ (54) Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu." Hud menjawab:" Sesungguhnya aku jadikan Allah sebagai saksiku dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan,(54) مِنْ دُونِهِ فَكيدُوني‏ جَميعاً ثُمَّ لا تُنْظِرُونِ (55) dari selain-Nya, sebab itu jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku.( 55 ) إِنِّي تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ رَبِّي وَ رَبِّكُمْ ما مِنْ دَابَّةٍ إِلاَّ هُوَ آخِذٌ بِناصِيَتِها إِنَّ رَبِّي عَلى‏ صِراطٍ مُسْتَقيمٍ (56) Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dia- lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus."(56) فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ ما أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَيْكُمْ وَ يَسْتَخْلِفُ رَبِّي قَوْماً غَيْرَكُمْ وَ لا تَضُرُّونَهُ شَيْئاً إِنَّ رَبِّي عَلى‏ كُلِّ شَيْ‏ءٍ حَفيظٌ (57) Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa) amanat (yang aku diutus ( untuk menyampaikan ) nya kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti ( kamu ) dengan kaum yang lain ( dari ) kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudarat kepada-Nya sedikit pun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu.(57) وَ لَمَّا جاءَ أَمْرُنا نَجَّيْنا هُوداً وَ الَّذينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَ نَجَّيْناهُمْ مِنْ عَذابٍ غَليظٍ (58) Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Hud dan orang- orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami; dan Kami selamatkan ( pula ) mereka ( di akhirat ) dari `azab yang berat. (58) وَ تِلْكَ عادٌ جَحَدُوا بِآياتِ رَبِّهِمْ وَ عَصَوْا رُسُلَهُ وَ اتَّبَعُوا أَمْرَ كُلِّ جَبَّارٍ عَنيدٍ (59) Dan itulah ( kisah ) kaum Ad yang mengingkari tanda- tanda kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai rasul- rasul Allah dan mereka menuruti perintah semua penguasa yang sewenang- wenang lagi menentang ( kebenaran ).(59) وَ أُتْبِعُوا في‏ هذِهِ الدُّنْيا لَعْنَةً وَ يَوْمَ الْقِيامَةِ أَلا إِنَّ عاداً كَفَرُوا رَبَّهُمْ أَلا بُعْداً لِعادٍ قَوْمِ هُودٍ (60) Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan ( begitu pula ) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Ad ( yaitu ) kaum Hud itu.(60) وَ إِلى‏ ثَمُودَ أَخاهُمْ صالِحاً قالَ يا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ ما لَكُمْ مِنْ إِلهٍ غَيْرُهُ هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَ اسْتَعْمَرَكُمْ فيها فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي قَريبٌ مُجيبٌ (61) Dan kepada Tsamud ( Kami utus ) saudara mereka Saleh. Saleh berkata:" Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali- kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi ( tanah ) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada- Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat ( rahmat-Nya ) lagi memperkenankan ( doa hamba-Nya )."(61) قالُوا يا صالِحُ قَدْ كُنْتَ فينا مَرْجُوًّا قَبْلَ هذا أَ تَنْهانا أَنْ نَعْبُدَ ما يَعْبُدُ آباؤُنا وَ إِنَّنا لَفي‏ شَكٍّ مِمَّا تَدْعُونا إِلَيْهِ مُريبٍ (62) Kaum Tsamud berkata:" Hai Saleh, sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan, apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak- bapak kami dan sesungguhnya kami betul- betul dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap agama yang kamu serukan kepada kami."(62) قالَ يا قَوْمِ أَ رَأَيْتُمْ إِنْ كُنْتُ عَلى‏ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَ آتاني‏ مِنْهُ رَحْمَةً فَمَنْ يَنْصُرُني‏ مِنَ اللَّهِ إِنْ عَصَيْتُهُ فَما تَزيدُونَني‏ غَيْرَ تَخْسيرٍ (63) Saleh berkata:" Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan diberi- Nya aku rahmat ( kenabian ) dari-Nya, maka siapakah yang akan menolong aku dari ( azab ) Allah jika aku mendurhakai-Nya. Sebab itu kamu tidak menambah apa pun kepadaku selain daripada kerugian.(63) وَ يا قَوْمِ هذِهِ ناقَةُ اللَّهِ لَكُمْ آيَةً فَذَرُوها تَأْكُلْ في‏ أَرْضِ اللَّهِ وَ لا تَمَسُّوها بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذابٌ قَريبٌ (64) Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat ( yang menunjukkan kebenaran ) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat."(64) فَعَقَرُوها فَقالَ تَمَتَّعُوا في‏ دارِكُمْ ثَلاثَةَ أَيَّامٍ ذلِكَ وَعْدٌ غَيْرُ مَكْذُوبٍ (65) Mereka membunuh unta itu, maka berkata Saleh:" Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan."(65) فَلَمَّا جاءَ أَمْرُنا نَجَّيْنا صالِحاً وَ الَّذينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَ مِنْ خِزْيِ يَوْمِئِذٍ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْقَوِيُّ الْعَزيزُ (66) Maka tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Saleh beserta orang- orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami dan ( Kami selamatkan ) dari kehinaan di hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu Dia- lah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.( 66 ) وَ أَخَذَ الَّذينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا في‏ دِيارِهِمْ جاثِمينَ (67) Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang- orang yang lalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya.(67) كَأَنْ لَمْ يَغْنَوْا فيها أَلا إِنَّ ثَمُودَ كَفَرُوا رَبَّهُمْ أَلا بُعْداً لِثَمُودَ (68) Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud.(68) وَ لَقَدْ جاءَتْ رُسُلُنا إِبْراهيمَ بِالْبُشْرى‏ قالُوا سَلاماً قالَ سَلامٌ فَما لَبِثَ أَنْ جاءَ بِعِجْلٍ حَنيذٍ (69) Dan sesungguhnya utusan- utusan Kami ( malaikat- malaikat ) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan:" Salaman" ( Selamat ). Ibrahim menjawab:" Salamun" ( Selamatlah ), maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.(69) فَلَمَّا رَأى‏ أَيْدِيَهُمْ لا تَصِلُ إِلَيْهِ نَكِرَهُمْ وَ أَوْجَسَ مِنْهُمْ خيفَةً قالُوا لا تَخَفْ إِنَّا أُرْسِلْنا إِلى‏ قَوْمِ لُوطٍ (70) Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata:" Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah) malaikat- malaikat (yang diutus kepada kaum Lut."(70) وَ امْرَأَتُهُ قائِمَةٌ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْناها بِإِسْحاقَ وَ مِنْ وَراءِ إِسْحاقَ يَعْقُوبَ (71) Dan istrinya berdiri ( di balik tirai ) lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang ( kelahiran ) Ishak dan dari Ishak ( akan lahir putranya ) Yakub. (71) قالَتْ يا وَيْلَتى‏ أَ أَلِدُ وَ أَنَا عَجُوزٌ وَ هذا بَعْلي‏ شَيْخاً إِنَّ هذا لَشَيْ‏ءٌ عَجيبٌ (72) Istrinya berkata:" Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula Sesungguhnya ini benar- benar suatu yang sangat aneh.(72) قالُوا أَ تَعْجَبينَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ رَحْمَتُ اللَّهِ وَ بَرَكاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَميدٌ مَجيدٌ (73) Para malaikat itu berkata:" Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah ( Itu adalah ) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah."(73) فَلَمَّا ذَهَبَ عَنْ إِبْراهيمَ الرَّوْعُ وَ جاءَتْهُ الْبُشْرى‏ يُجادِلُنا في‏ قَوْمِ لُوطٍ (74) Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, dia pun bersoal jawab dengan ( malaikat- malaikat ) Kami tentang kaum Lut.(74) إِنَّ إِبْراهيمَ لَحَليمٌ أَوَّاهٌ مُنيبٌ (75) Sesungguhnya Ibrahim itu benar- benar seorang yang penyantun lagi pengiba dan suka kembali kepada Allah.(75) يا إِبْراهيمُ أَعْرِضْ عَنْ هذا إِنَّهُ قَدْ جاءَ أَمْرُ رَبِّكَ وَ إِنَّهُمْ آتيهِمْ عَذابٌ غَيْرُ مَرْدُودٍ (76) Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak.(76) وَ لَمَّا جاءَتْ رُسُلُنا لُوطاً سي‏ءَ بِهِمْ وَ ضاقَ بِهِمْ ذَرْعاً وَ قالَ هذا يَوْمٌ عَصيبٌ (77) Dan tatkala datang utusan- utusan Kami ( para malaikat ) itu kepada Lut, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata:" Ini adalah hari yang amat sulit."( 77 ) وَ جاءَهُ قَوْمُهُ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَ مِنْ قَبْلُ كانُوا يَعْمَلُونَ السَّيِّئاتِ قالَ يا قَوْمِ هؤُلاءِ بَناتي‏ هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَ لا تُخْزُونِ في‏ ضَيْفي‏ أَ لَيْسَ مِنْكُمْ رَجُلٌ رَشيدٌ (78) Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas- gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Lut berkata:" Hai kaumku, inilah putri- putri ( negeri ) ku mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan ( nama ) ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal"(78) قالُوا لَقَدْ عَلِمْتَ ما لَنا في‏ بَناتِكَ مِنْ حَقٍّ وَ إِنَّكَ لَتَعْلَمُ ما نُريدُ (79) Mereka menjawab:" Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri- putrimu, dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki."(79) قالَ لَوْ أَنَّ لي‏ بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوي إِلى‏ رُكْنٍ شَديدٍ (80) Lut berkata:" Seandainya aku ada mempunyai kekuatan ( untuk menolakmu ) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat ( tentu aku lakukan )."(80) قالُوا يا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَ لا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلاَّ امْرَأَتَكَ إِنَّهُ مُصيبُها ما أَصابَهُمْ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ أَ لَيْسَ الصُّبْحُ بِقَريبٍ (81) Para utusan ( malaikat ) berkata:" Hai Lut, sesungguhnya kami adalah utusan- utusan Tuhanmu, sekali- kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut- pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorang di antara kamu yang tertinggal, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat".(81) فَلَمَّا جاءَ أَمْرُنا جَعَلْنا عالِيَها سافِلَها وَ أَمْطَرْنا عَلَيْها حِجارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ (82) Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Lut itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan ), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi- tubi,(82) مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَ ما هِيَ مِنَ الظَّالِمينَ بِبَعيدٍ (83) yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang- orang yang lalim.(83) وَ إِلى‏ مَدْيَنَ أَخاهُمْ شُعَيْباً قالَ يا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ ما لَكُمْ مِنْ إِلهٍ غَيْرُهُ وَ لا تَنْقُصُوا الْمِكْيالَ وَ الْميزانَ إِنِّي أَراكُمْ بِخَيْرٍ وَ إِنِّي أَخافُ عَلَيْكُمْ عَذابَ يَوْمٍ مُحيطٍ (84) Dan kepada ( penduduk ) Madya ( Kami utus ) saudara mereka, Syuaib. Ia berkata:" Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali- kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik ( mampu ) dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan ( kiamat )."(84) وَ يا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيالَ وَ الْميزانَ بِالْقِسْطِ وَ لا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْياءَهُمْ وَ لا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدينَ (85) Dan Syuaib berkata:" Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak- hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.(85) بَقِيَّتُ اللَّهِ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنينَ وَ ما أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفيظٍ (86) Sisa ( keuntungan ) dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang- orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu."(86) قالُوا يا شُعَيْبُ أَ صَلاتُكَ تَأْمُرُكَ أَنْ نَتْرُكَ ما يَعْبُدُ آباؤُنا أَوْ أَنْ نَفْعَلَ في‏ أَمْوالِنا ما نَشؤُا إِنَّكَ لَأَنْتَ الْحَليمُ الرَّشيدُ (87) Mereka berkata:" Hai Syuaib, apakah agamamu yang menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak- bapak kami atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal."(87) قالَ يا قَوْمِ أَ رَأَيْتُمْ إِنْ كُنْتُ عَلى‏ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَ رَزَقَني‏ مِنْهُ رِزْقاً حَسَناً وَ ما أُريدُ أَنْ أُخالِفَكُمْ إِلى‏ ما أَنْهاكُمْ عَنْهُ إِنْ أُريدُ إِلاَّ الْإِصْلاحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَ ما تَوْفيقي‏ إِلاَّ بِاللَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَ إِلَيْهِ أُنيبُ(88) Syuaib berkata:" Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku daripada-Nya rezeki yang baik ( patutkah aku menyalahi perintah-Nya ) Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu ( dengan mengerjakan ) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali ( mendatangkan ) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan ( pertolongan ) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada- ya- lah aku kembali.( 88 ) وَ يا قَوْمِ لا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقاقي‏ أَنْ يُصيبَكُمْ مِثْلُ ما أَصابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صالِحٍ وَ ما قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعيدٍ (89) Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku ( dengan kamu ) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Saleh, sedang kaum Lut tidak ( pula ) jauh ( tempatnya ) dari kamu.(89) وَ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي رَحيمٌ وَدُودٌ (90) Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.(90) قالُوا يا شُعَيْبُ ما نَفْقَهُ كَثيراً مِمَّا تَقُولُ وَ إِنَّا لَنَراكَ فينا ضَعيفاً وَ لَوْ لا رَهْطُكَ لَرَجَمْناكَ وَ ما أَنْتَ عَلَيْنا بِعَزيزٍ (91) Mereka berkata:" Hai Syuaib, kami tidak banyak mengerti tentang apa yang kamu katakan itu dan sesungguhnya kami benar- benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami; kalau tidaklah karena keluargamu tentulah kami telah merajam kamu, sedang kamu pun bukanlah seorang yang berwibawa di sisi kami.(91) قالَ يا قَوْمِ أَ رَهْطي‏ أَعَزُّ عَلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَ اتَّخَذْتُمُوهُ وَراءَكُمْ ظِهْرِيًّا إِنَّ رَبِّي بِما تَعْمَلُونَ مُحيطٌ (92) Syuaib menjawab:" Hai kaumku, apakah keluargaku lebih terhormat menurut pandanganmu daripada Allah, sedang Allah kamu jadikan sesuatu yang terbuang di belakangmu Sesungguhnya ( pengetahuan ) Tuhanku meliputi apa yang kamu kerjakan."(92) وَ يا قَوْمِ اعْمَلُوا عَلى‏ مَكانَتِكُمْ إِنِّي عامِلٌ سَوْفَ تَعْلَمُونَ مَنْ يَأْتيهِ عَذابٌ يُخْزيهِ وَ مَنْ هُوَ كاذِبٌ وَ ارْتَقِبُوا إِنِّي مَعَكُمْ رَقيبٌ (93) Dan ( dia berkata ):" Hai kaumku, berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat ( pula ). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab ( Tuhan ), sesungguhnya aku pun menunggu bersama kamu."(93) وَ لَمَّا جاءَ أَمْرُنا نَجَّيْنا شُعَيْباً وَ الَّذينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَ أَخَذَتِ الَّذينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا في‏ دِيارِهِمْ جاثِمينَ (94) Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Syuaib dan orang- orang yang beriman bersama- sama dengan dia dengan rahmat dari Kami, dan orang- orang yang lalim dibinasakan oleh satu suara yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.(94) كَأَنْ لَمْ يَغْنَوْا فيها أَلا بُعْداً لِمَدْيَنَ كَما بَعِدَتْ ثَمُودُ (95) Seolah- olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, kebinasaanlah bagi penduduk Madyan sebagaimana kaum Tsamud telah binasa.(95) وَ لَقَدْ أَرْسَلْنا مُوسى‏ بِآياتِنا وَ سُلْطانٍ مُبينٍ (96) Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda- tanda ( kekuasaan ) Kami dan mukjizat yang nyata, (96) إِلى‏ فِرْعَوْنَ وَ مَلاَئِهِ فَاتَّبَعُوا أَمْرَ فِرْعَوْنَ وَ ما أَمْرُ فِرْعَوْنَ بِرَشيدٍ (97) kepada Firaun dan pemimpin- pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikut perintah Firaun, padahal perintah Firaun sekali- kali bukanlah) perintah (yang benar.) 79 ) يَقْدُمُ قَوْمَهُ يَوْمَ الْقِيامَةِ فَأَوْرَدَهُمُ النَّارَ وَ بِئْسَ الْوِرْدُ الْمَوْرُودُ (98) Ia berjalan di muka kaumnya di Hari Kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu seburuk- buruk tempat yang didatangi.(98) وَ أُتْبِعُوا في‏ هذِهِ لَعْنَةً وَ يَوْمَ الْقِيامَةِ بِئْسَ الرِّفْدُ الْمَرْفُودُ (99) Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan ( begitu pula ) di hari kiamat. Laknat itu seburuk- buruk pemberian yang diberikan.( 99 ) ذلِكَ مِنْ أَنْباءِ الْقُرى‏ نَقُصُّهُ عَلَيْكَ مِنْها قائِمٌ وَ حَصيدٌ (100) Itu adalah sebahagian dari berita- berita negeri) yang telah dibinasakan (yang Kami ceritakan kepadamu ( Muhammad ); di antara negeri- negeri itu ada yang masih kedapatan bekas- bekasnya dan ada) pula (yang telah musnah.(100) وَ ما ظَلَمْناهُمْ وَ لكِنْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَما أَغْنَتْ عَنْهُمْ آلِهَتُهُمُ الَّتي‏ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ شَيْ‏ءٍ لَمَّا جاءَ أَمْرُ رَبِّكَ وَ ما زادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبيبٍ (101) Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikit pun kepada mereka sembahan- sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan- sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.( 101 ) وَ كَذلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذا أَخَذَ الْقُرى‏ وَ هِيَ ظالِمَةٌ إِنَّ أَخْذَهُ أَليمٌ شَديدٌ (102) Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri- negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.(102) إِنَّ في‏ ذلِكَ لَآيَةً لِمَنْ خافَ عَذابَ الْآخِرَةِ ذلِكَ يَوْمٌ مَجْمُوعٌ لَهُ النَّاسُ وَ ذلِكَ يَوْمٌ مَشْهُودٌ (103) Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat pelajaran bagi orang- orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk ( menghadapi ) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan ( oleh segala makhluk ).(103) وَ ما نُؤَخِّرُهُ إِلاَّ لِأَجَلٍ مَعْدُودٍ (104) Dan kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.(104) يَوْمَ يَأْتِ لا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ فَمِنْهُمْ شَقِيٌّ وَ سَعيدٌ (105) Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.(105) فَأَمَّا الَّذينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فيها زَفيرٌ وَ شَهيقٌ (106) Adapun orang- orang yang celaka, maka) tempatnya (di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas ( dengan merintih ).(106) خالِدينَ فيها ما دامَتِ السَّماواتُ وَ الْأَرْضُ إِلاَّ ما شاءَ رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِما يُريدُ (107) Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki ( yang lain ). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.(107) وَ أَمَّا الَّذينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خالِدينَ فيها ما دامَتِ السَّماواتُ وَ الْأَرْضُ إِلاَّ ما شاءَ رَبُّكَ عَطاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ (108) Adapun orang- orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki ( yang lain ); sebagai karunia yang tiada putus- putusnya.(108) فَلا تَكُ في‏ مِرْيَةٍ مِمَّا يَعْبُدُ هؤُلاءِ ما يَعْبُدُونَ إِلاَّ كَما يَعْبُدُ آباؤُهُمْ مِنْ قَبْلُ وَ إِنَّا لَمُوَفُّوهُمْ نَصيبَهُمْ غَيْرَ مَنْقُوصٍ (109) Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang disembah oleh mereka. Mereka tidak menyembah melainkan sebagaimana nenek moyang mereka menyembah dahulu. Dan sesungguhnya Kami pasti akan menyempurnakan dengan secukup- cukupnya pembalasan ( terhadap ) mereka dengan tidak dikurangi sedikit pun.(109) وَ لَقَدْ آتَيْنا مُوسَى الْكِتابَ فَاخْتُلِفَ فيهِ وَ لَوْ لا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَبِّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ وَ إِنَّهُمْ لَفي‏ شَكٍّ مِنْهُ مُريبٍ (110) Dan sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab ( Taurat ) kepada Musa, lalu diperselisihkan tentang Kitab itu. Dan seandainya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Tuhanmu, niscaya telah ditetapkan hukuman di antara mereka. Dan sesungguhnya mereka (orang- orang kafir Mekah) dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap Al Qur'an.(110) وَ إِنَّ كُلاًّ لَمَّا لَيُوَفِّيَنَّهُمْ رَبُّكَ أَعْمالَهُمْ إِنَّهُ بِما يَعْمَلُونَ خَبيرٌ (111) Dan sesungguhnya kepada masing-masing ( mereka yang berselisih itu ) pasti Tuhanmu akan menyempurnakan dengan cukup, ( balasan ) pekerjaan mereka. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.( 111) فَاسْتَقِمْ كَما أُمِرْتَ وَ مَنْ تابَ مَعَكَ وَ لا تَطْغَوْا إِنَّهُ بِما تَعْمَلُونَ بَصيرٌ (112) Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah tobat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.(112) وَ لا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَ ما لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِياءَ ثُمَّ لا تُنْصَرُونَ (113) Dan janganlah kamu cenderung kepada orang- orang yang lalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali- kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.(113) وَ أَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهارِ وَ زُلَفاً مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَناتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئاتِ ذلِكَ ذِكْرى‏ لِلذَّاكِرينَ (114) Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang ( pagi dan petang ) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan- perbuatan yang baik itu menghapuskan ( dosa ) perbuatan- perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang- orang yang ingat.(114) وَ اصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لا يُضيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنينَ (115) Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang- orang yang berbuat kebaikan. (115) فَلَوْ لا كانَ مِنَ الْقُرُونِ مِنْ قَبْلِكُمْ أُولُوا بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسادِ فِي الْأَرْضِ إِلاَّ قَليلاً مِمَّنْ أَنْجَيْنا مِنْهُمْ وَ اتَّبَعَ الَّذينَ ظَلَمُوا ما أُتْرِفُوا فيهِ وَ كانُوا مُجْرِمينَ (116) Maka mengapa tidak ada dari umat- umat yang sebelum kamu orang- orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada ( mengerjakan ) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang- orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang- orang yang lalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang- orang yang berdosa.(116) وَ ما كانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرى‏ بِظُلْمٍ وَ أَهْلُها مُصْلِحُونَ (117) Dan Tuhanmu sekali- kali tidak akan membinasakan negeri- negeri secara lalim, sedang penduduknya orang- orang yang berbuat kebaikan.(117) وَ لَوْ شاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً واحِدَةً وَ لا يَزالُونَ مُخْتَلِفينَ (118) Jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat.(118) إِلاَّ مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَ لِذلِكَ خَلَقَهُمْ وَ تَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ أَجْمَعينَ (119) Kecuali orang- orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu ( keputusan-Nya ) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia ( yang durhaka ) semuanya. ( 119 ) وَ كُلاًّ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْباءِ الرُّسُلِ ما نُثَبِّتُ بِهِ فُؤادَكَ وَ جاءَكَ في‏ هذِهِ الْحَقُّ وَ مَوْعِظَةٌ وَ ذِكْرى‏ لِلْمُؤْمِنينَ (120) Dan semua kisah dari rasul- rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah- kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang- orang yang beriman. (120) وَ قُلْ لِلَّذينَ لا يُؤْمِنُونَ اعْمَلُوا عَلى‏ مَكانَتِكُمْ إِنَّا عامِلُونَ (121) Dan katakanlah kepada orang- orang yang tidak beriman:" Berbuatlah menurut kemampuanmu; sesungguhnya kami- pun berbuat ( pula ) ."(121 ) وَ انْتَظِرُوا إِنَّا مُنْتَظِرُونَ (122) Dan tunggulah ( akibat perbuatanmu ); sesungguhnya kami pun menunggu ( pula )."(122) وَ لِلَّهِ غَيْبُ السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ وَ إِلَيْهِ يُرْجَعُ الْأَمْرُ كُلُّهُ فَاعْبُدْهُ وَ تَوَكَّلْ عَلَيْهِ وَ ما رَبُّكَ بِغافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ (123) Dan kepunyaan Allah- lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya- lah dikembalikan urusan- urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali- kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.(123)

======== SURAT YUSUF DAN TERJEMAHANNYA =========

Salsabila

" Assalamu'alaikum, Welcome in Salsabila's Blog "

الصلاة والسلام عليك يا رسول الله

☆ يُوْسُف ☆

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحيمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. الر تِلْكَ آياتُ الْكِتابِ الْمُبينِ (1) Alif, laam, raa. Ini adalah ayat- ayat kitab ( Al Qur'an ) yang nyata ( dari Allah ).( 1) إِنَّا أَنْزَلْناهُ قُرْآناً عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (2) Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.( 2) نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِما أَوْحَيْنا إِلَيْكَ هذَا الْقُرْآنَ وَ إِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغافِلينَ (3) Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum ( Kami mewahyukan ) nya adalah termasuk orang- orang yang belum mengetahui.( 3) إِذْ قالَ يُوسُفُ لِأَبيهِ يا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَباً وَ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لي‏ ساجِدينَ (4) ) Ingatlah ), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya:" Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku."( 4) قالَ يا بُنَيَّ لا تَقْصُصْ رُؤْياكَ عَلى‏ إِخْوَتِكَ فَيَكيدُوا لَكَ كَيْداً إِنَّ الشَّيْطانَ لِلْإِنْسانِ عَدُوٌّ مُبينٌ (5) Ayahnya berkata:" Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara- saudaramu, maka mereka membuat makar ( untuk membinasakan ) mu. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia."( 5) وَ كَذلِكَ يَجْتَبيكَ رَبُّكَ وَ يُعَلِّمُكَ مِنْ تَأْويلِ الْأَحاديثِ وَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَ عَلى‏ آلِ يَعْقُوبَ كَما أَتَمَّها عَلى‏ أَبَوَيْكَ مِنْ قَبْلُ إِبْراهيمَ وَ إِسْحاقَ إِنَّ رَبَّكَ عَليمٌ حَكيمٌ (6) Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu ( untuk menjadi Nabi ) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari takbir mimpi- mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, ( yaitu ) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.( 6) لَقَدْ كانَ في‏ يُوسُفَ وَ إِخْوَتِهِ آياتٌ لِلسَّائِلينَ (7) Sesungguhnya ada beberapa tanda- tanda kekuasaan Allah pada ( kisah ) Yusuf dan saudara- saudaranya bagi orang- orang yang bertanya.( 7) إِذْ قالُوا لَيُوسُفُ وَ أَخُوهُ أَحَبُّ إِلى‏ أَبينا مِنَّا وَ نَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّ أَبانا لَفي‏ ضَلالٍ مُبينٍ (8) ) Yaitu ) ketika mereka berkata:" Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya ( Bunyamin ) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita ( ini ) adalah satu golongan ( yang kuat ). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.( 8) اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضاً يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبيكُمْ وَ تَكُونُوا مِنْ بَعْدِهِ قَوْماً صالِحينَ (9) Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah ( yang tak dikenal ) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang- orang yang baik."( 9) قالَ قائِلٌ مِنْهُمْ لا تَقْتُلُوا يُوسُفَ وَ أَلْقُوهُ في‏ غَيابَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ إِنْ كُنْتُمْ فاعِلينَ (10) Seseorang di antara mereka berkata:" Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat."(10) قالُوا يا أَبانا ما لَكَ لا تَأْمَنَّا عَلى‏ يُوسُفَ وَ إِنَّا لَهُ لَناصِحُونَ (11) Mereka berkata:" Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang- orang yang mengingini kebaikan baginya.( 11) أَرْسِلْهُ مَعَنا غَداً يَرْتَعْ وَ يَلْعَبْ وَ إِنَّا لَهُ لَحافِظُونَ (12) Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia ( dapat ) bersenang-senang dan (dapat ) bermain- main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya."(12) قالَ إِنِّي لَيَحْزُنُني‏ أَنْ تَذْهَبُوا بِهِ وَ أَخافُ أَنْ يَأْكُلَهُ الذِّئْبُ وَ أَنْتُمْ عَنْهُ غافِلُونَ (13) Berkata Yakub;" Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau- kalau dia dimakan serigala, sedang kamu lengah daripadanya."(13) قالُوا لَئِنْ أَكَلَهُ الذِّئْبُ وَ نَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّا إِذاً لَخاسِرُونَ (14) Mereka berkata:" Jika ia benar- benar dimakan serigala, sedang kami golongan ( yang kuat ), sesungguhnya kami kalau demikian adalah orang- orang yang merugi."(14) فَلَمَّا ذَهَبُوا بِهِ وَ أَجْمَعُوا أَنْ يَجْعَلُوهُ في‏ غَيابَتِ الْجُبِّ وَ أَوْحَيْنا إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِأَمْرِهِمْ هذا وَ هُمْ لا يَشْعُرُونَ (15) Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur ( lalu mereka masukkan dia ), dan ( di waktu dia sudah dalam sumur ) kami wahyukan kepada Yusuf:" Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi."(15) وَ جاؤُ أَباهُمْ عِشاءً يَبْكُونَ (16) Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di sore hari sambil menangis.(16) قالُوا يا أَبانا إِنَّا ذَهَبْنا نَسْتَبِقُ وَ تَرَكْنا يُوسُفَ عِنْدَ مَتاعِنا فَأَكَلَهُ الذِّئْبُ وَ ما أَنْتَ بِمُؤْمِنٍ لَنا وَ لَوْ كُنَّا صادِقينَ (17) Mereka berkata:" Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba- lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang- barang kami, lalu dia dimakan serigala, dan kamu sekali- kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang- orang yang benar."(17) وَ جاؤُ عَلى‏ قَميصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْراً فَصَبْرٌ جَميلٌ وَ اللَّهُ الْمُسْتَعانُ عَلى‏ ما تَصِفُونَ (18) Mereka datang membawa baju gamisnya ( yang berlumuran ) dengan darah palsu. Yakub berkata:" Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan ( yang buruk ) itu; maka kesabaran yang baik itulah ( kesabaranku ). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan."(18) وَ جاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوا وارِدَهُمْ فَأَدْلى‏ دَلْوَهُ قالَ يا بُشْرى‏ هذا غُلامٌ وَ أَسَرُّوهُ بِضاعَةً وَ اللَّهُ عَليمٌ بِما يَعْمَلُونَ (19) Kemudian datanglah kelompok orang- orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya dia berkata:" Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!" Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.(19) وَ شَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ دَراهِمَ مَعْدُودَةٍ وَ كانُوا فيهِ مِنَ الزَّاهِدينَ (20) Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.(20) وَ قالَ الَّذِي اشْتَراهُ مِنْ مِصْرَ لاِمْرَأَتِهِ أَكْرِمي‏ مَثْواهُ عَسى‏ أَنْ يَنْفَعَنا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَداً وَ كَذلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ وَ لِنُعَلِّمَهُ مِنْ تَأْويلِ الْأَحاديثِ وَ اللَّهُ غالِبٌ عَلى‏ أَمْرِهِ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ (21) Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya:" Berikanlah kepadanya tempat ( dan layanan ) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak." Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi ( Mesir ), dan agar Kami ajarkan kepadanya takbir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan- Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.(21) وَ لَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ آتَيْناهُ حُكْماً وَ عِلْماً وَ كَذلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنينَ (22) Dan tatkala dia cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang- orang yang berbuat baik.( 22) وَ راوَدَتْهُ الَّتي‏ هُوَ في‏ بَيْتِها عَنْ نَفْسِهِ وَ غَلَّقَتِ الْأَبْوابَ وَ قالَتْ هَيْتَ لَكَ قالَ مَعاذَ اللَّهِ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوايَ إِنَّهُ لا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ (23) Dan wanita ( Zulaikha ) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya ( kepadanya ) dan dia menutup pintu- pintu, seraya berkata:" Marilah ke sini." Yusuf berkata:" Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Sesungguhnya orang- orang yang lalim tiada akan beruntung.(23) وَ لَقَدْ هَمَّتْ بِهِ وَ هَمَّ بِها لَوْ لا أَنْ رَأى‏ بُرْهانَ رَبِّهِ كَذلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَ الْفَحْشاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبادِنَا الْمُخْلَصينَ (24) Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud ( melakukan perbuatan itu ) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud ( melakukan pula ) dengan wanita itu andaikata dia tiada melihat tanda ( dari ) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba- hamba Kami yang terpilih.(24) وَ اسْتَبَقَا الْبابَ وَ قَدَّتْ قَميصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَ أَلْفَيا سَيِّدَها لَدَى الْبابِ قالَتْ ما جَزاءُ مَنْ أَرادَ بِأَهْلِكَ سُوءاً إِلاَّ أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذابٌ أَليمٌ (25) Dan keduanya berlomba- lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua- duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata:" Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu, selain dipenjarakan atau ( dihukum ) dengan azab yang pedih"(25) قالَ هِيَ راوَدَتْني‏ عَنْ نَفْسي‏ وَ شَهِدَ شاهِدٌ مِنْ أَهْلِها إِنْ كانَ قَميصُهُ قُدَّ مِنْ قُبُلٍ فَصَدَقَتْ وَ هُوَ مِنَ الْكاذِبينَ (26) Yusuf berkata:" Dia menggodaku untuk menundukkan diriku ( kepadanya )", dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya:" Jika baju gamisnya koyak di muka, maka wanita itu benar dan Yusuf termasuk orang- orang yang dusta.(26) وَ إِنْ كانَ قَميصُهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَ هُوَ مِنَ الصَّادِقينَ (27) Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta, dan Yusuf termasuk orang- orang yang benar."(27) فَلَمَّا رَأى‏ قَميصَهُ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ قالَ إِنَّهُ مِنْ كَيْدِكُنَّ إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظيمٌ (28) Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang berkatalah dia:" Sesungguhnya ( kejadian ) itu adalah di antara tipu daya kamu, sesungguhnya tipu daya kamu adalah besar."(28) يُوسُفُ أَعْرِضْ عَنْ هذا وَ اسْتَغْفِري لِذَنْبِكِ إِنَّكِ كُنْتِ مِنَ الْخاطِئينَ (29) Hai Yusuf:" Berpalinglah dari ini dan ( kamu hai istriku ) mohon ampunlah atas dosamu itu, karena kamu sesungguhnya termasuk orang- orang yang berbuat salah."(29) وَ قالَ نِسْوَةٌ فِي الْمَدينَةِ امْرَأَتُ الْعَزيزِ تُراوِدُ فَتاها عَنْ نَفْسِهِ قَدْ شَغَفَها حُبًّا إِنَّا لَنَراها في‏ ضَلالٍ مُبينٍ (30) Dan wanita- wanita di kota berkata:" Istri Al Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya ( kepadanya ), sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata."(30) فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَ أَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَأً وَ آتَتْ كُلَّ واحِدَةٍ مِنْهُنَّ سِكِّيناً وَ قالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَ قَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَ قُلْنَ حاشَ لِلَّهِ ما هذا بَشَراً إِنْ هذا إِلاَّ مَلَكٌ كَريمٌ (31) Maka tatkala wanita itu ( Zulaikha ) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita- wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing- masing mereka sebuah pisau ( untuk memotong jamuan ), kemudian dia berkata ( kepada Yusuf ):" Keluarlah( nampakkanlah dirimu ) kepada mereka." Maka tatkala wanita- wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada ( keelokan rupa ) nya dan mereka melukai ( jari ) tangannya dan berkata:" Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia."(31) قالَتْ فَذلِكُنَّ الَّذي لُمْتُنَّني‏ فيهِ وَ لَقَدْ راوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ فَاسْتَعْصَمَ وَ لَئِنْ لَمْ يَفْعَلْ ما آمُرُهُ لَيُسْجَنَنَّ وَ لَيَكُوناً مِنَ الصَّاغِرينَ (32) Wanita itu berkata:" Itulah dia orang yang kamu cela aku karena ( tertarik ) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya ( kepadaku ) akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang- orang yang hina."(32) قالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَني‏ إِلَيْهِ وَ إِلاَّ تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَ أَكُنْ مِنَ الْجاهِلينَ (33) Yusuf berkata:" Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk ( memenuhi keinginan mereka ) dan tentulah aku termasuk orang- orang yang bodoh."( 33) فَاسْتَجابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ إِنَّهُ هُوَ السَّميعُ الْعَليمُ (34) Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dia- lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(34) ثُمَّ بَدا لَهُمْ مِنْ بَعْدِ ما رَأَوُا الْآياتِ لَيَسْجُنُنَّهُ حَتَّى حينٍ (35) Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat tanda- tanda ( kebenaran Yusuf ) bahwa mereka harus memenjarakannya sampai sesuatu waktu.(35) وَ دَخَلَ مَعَهُ السِّجْنَ فَتَيانِ قالَ أَحَدُهُما إِنِّي أَراني‏ أَعْصِرُ خَمْراً وَ قالَ الْآخَرُ إِنِّي أَراني‏ أَحْمِلُ فَوْقَ رَأْسي‏ خُبْزاً تَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْهُ نَبِّئْنا بِتَأْويلِهِ إِنَّا نَراكَ مِنَ الْمُحْسِنينَ (36) Dan bersama dengan dia masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda. Berkatalah salah seorang di antara keduanya:" Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur." Dan yang lainnya berkata:" Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung." Berikanlah kepada kami takbirnya; sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang- orang yang pandai ( menakbirkan mimpi ).(36) قالَ لا يَأْتيكُما طَعامٌ تُرْزَقانِهِ إِلاَّ نَبَّأْتُكُما بِتَأْويلِهِ قَبْلَ أَنْ يَأْتِيَكُما ذلِكُما مِمَّا عَلَّمَني‏ رَبِّي إِنِّي تَرَكْتُ مِلَّةَ قَوْمٍ لا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَ هُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كافِرُونَ (37) Yusuf berkata: Tidak disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan diberikan kepadamu melainkan aku telah dapat menerangkan jenis makanan itu, sebelum makanan itu sampai kepadamu. Yang demikian itu adalah sebagian dari apa yang diajarkan kepadaku oleh Tuhanku. Sesungguhnya aku telah meninggalkan agama orang- orang yang tidak beriman kepada Allah, sedang mereka ingkar kepada hari kemudian.(37) وَ اتَّبَعْتُ مِلَّةَ آبائي‏ إِبْراهيمَ وَ إِسْحاقَ وَ يَعْقُوبَ ما كانَ لَنا أَنْ نُشْرِكَ بِاللَّهِ مِنْ شَيْ‏ءٍ ذلِكَ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ عَلَيْنا وَ عَلَى النَّاسِ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَشْكُرُونَ (38) Dan aku mengikut agama bapak- bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Yakub. Tiadalah patut bagi kami ( para Nabi ) mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia ( seluruhnya ); tetapi kebanyakan manusia itu tidak mensyukuri ( Nya ).(38) يا صاحِبَيِ السِّجْنِ أَ أَرْبابٌ مُتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْواحِدُ الْقَهَّارُ (39) Hai kedua penghuni penjara, manakah yang baik, tuhan- tuhan yang bermacam- macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.(39) ما تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلاَّ أَسْماءً سَمَّيْتُمُوها أَنْتُمْ وَ آباؤُكُمْ ما أَنْزَلَ اللَّهُ بِها مِنْ سُلْطانٍ إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ لِلَّهِ أَمَرَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ إِيَّاهُ ذلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ (40) Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya ( menyembah ) nama- nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat- buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang nama- nama itu. Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.(40) يا صاحِبَيِ السِّجْنِ أَمَّا أَحَدُكُما فَيَسْقي‏ رَبَّهُ خَمْراً وَ أَمَّا الْآخَرُ فَيُصْلَبُ فَتَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْ رَأْسِهِ قُضِيَ الْأَمْرُ الَّذي فيهِ تَسْتَفْتِيانِ (41) Hai kedua penghuni penjara," Adapun salah seorang di antara kamu berdua, akan memberi minum tuannya dengan khamar; adapun yang seorang lagi maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya ( kepadaku ) ."(41) وَ قالَ لِلَّذي ظَنَّ أَنَّهُ ناجٍ مِنْهُمَا اذْكُرْني‏ عِنْدَ رَبِّكَ فَأَنْساهُ الشَّيْطانُ ذِكْرَ رَبِّهِ فَلَبِثَ فِي السِّجْنِ بِضْعَ سِنينَ (42) Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat di antara mereka berdua:" Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu." Maka setan menjadikan dia lupa menerangkan ( keadaan Yusuf ) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia ( Yusuf ) dalam penjara beberapa tahun lamanya.(42) وَ قالَ الْمَلِكُ إِنِّي أَرى‏ سَبْعَ بَقَراتٍ سِمانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجافٌ وَ سَبْعَ سُنْبُلاتٍ خُضْرٍ وَ أُخَرَ يابِساتٍ يا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَفْتُوني‏ في‏ رُءْيايَ إِنْ كُنْتُمْ لِلرُّءْيا تَعْبُرُونَ (43) Raja berkata ( kepada orang- orang terkemuka dari kaumnya ):" Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk- gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus- kurus dan tujuh bulir ( gandum ) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering." Hai orang- orang yang terkemuka:" Terangkanlah kepadaku tentang takbir mimpiku itu jika kamu dapat menakbirkan mimpi."(43) قالُوا أَضْغاثُ أَحْلامٍ وَ ما نَحْنُ بِتَأْويلِ الْأَحْلامِ بِعالِمينَ (44) Mereka menjawab:" ( Itu ) adalah mimpi- mimpi yang kosong dan kami sekali- kali tidak tahu menakbirkan mimpi itu."( 44) وَ قالَ الَّذي نَجا مِنْهُما وَ ادَّكَرَ بَعْدَ أُمَّةٍ أَنَا أُنَبِّئُكُمْ بِتَأْويلِهِ فَأَرْسِلُونِ (45) Dan berkatalah orang yang selamat di antara mereka berdua dan teringat ( kepada Yusuf ) sesudah beberapa waktu lamanya:" Aku akan memberitakan kepadamu tentang ( orang yang pandai ) menakbirkan mimpi itu, maka utuslah aku ( kepadanya )."(45) يُوسُفُ أَيُّهَا الصِّدِّيقُ أَفْتِنا في‏ سَبْعِ بَقَراتٍ سِمانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجافٌ وَ سَبْعِ سُنْبُلاتٍ خُضْرٍ وَ أُخَرَ يابِساتٍ لَعَلِّي أَرْجِعُ إِلَى النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَعْلَمُونَ (46) Setelah pelayan itu berjumpa dengan Yusuf dia berseru ):" Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk- gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus- kurus dan tujuh bulir ( gandum ) yang hijau dan ( tujuh ) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang- orang itu, agar mereka mengetahuinya."(46) قالَ تَزْرَعُونَ سَبْعَ سِنينَ دَأَباً فَما حَصَدْتُمْ فَذَرُوهُ في‏ سُنْبُلِهِ إِلاَّ قَليلاً مِمَّا تَأْكُلُونَ (47) Yusuf berkata:" Supaya kamu bertanam tujuh tahun ( lamanya ) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.) ثُمَّ يَأْتي‏ مِنْ بَعْدِ ذلِكَ سَبْعٌ شِدادٌ يَأْكُلْنَ ما قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ إِلاَّ قَليلاً مِمَّا تُحْصِنُونَ (48) Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya ( tahun sulit ), kecuali sedikit dari ( bibit gandum ) yang kamu simpan.(48) ثُمَّ يَأْتي‏ مِنْ بَعْدِ ذلِكَ عامٌ فيهِ يُغاثُ النَّاسُ وَ فيهِ يَعْصِرُونَ (49) Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan ( dengan cukup ) dan di masa itu mereka memeras anggur."(49) وَ قالَ الْمَلِكُ ائْتُوني‏ بِهِ فَلَمَّا جاءَهُ الرَّسُولُ قالَ ارْجِعْ إِلى‏ رَبِّكَ فَسْئَلْهُ ما بالُ النِّسْوَةِ اللاَّتي‏ قَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ إِنَّ رَبِّي بِكَيْدِهِنَّ عَليمٌ (50) Raja berkata:" Bawalah dia kepadaku." Maka tatkala utusan itu datang kepada Yusuf, berkatalah Yusuf:" Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita- wanita yang telah melukai tangannya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka."(50) قالَ ما خَطْبُكُنَّ إِذْ راوَدْتُنَّ يُوسُفَ عَنْ نَفْسِهِ قُلْنَ حاشَ لِلَّهِ ما عَلِمْنا عَلَيْهِ مِنْ سُوءٍ قالَتِ امْرَأَةُ الْعَزيزِ الْآنَ حَصْحَصَ الْحَقُّ أَنَا راوَدْتُهُ عَنْ نَفْسِهِ وَ إِنَّهُ لَمِنَ الصَّادِقينَ (51) Raja berkata ( kepada wanita- wanita itu ):" Bagaimana keadaanmu ketika kamu menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya ( kepadamu )" Mereka berkata: Maha Sempurna Allah, kami tiada mengetahui sesuatu keburukan daripadanya. Berkata istri Al Aziz:" Sekarang jelaslah kebenaran itu, akulah yang menggodanya untuk menundukkan dirinya ( kepadaku ), dan sesungguhnya dia termasuk orang- orang yang benar."(51) ذلِكَ لِيَعْلَمَ أَنِّي لَمْ أَخُنْهُ بِالْغَيْبِ وَ أَنَّ اللَّهَ لا يَهْدي كَيْدَ الْخائِنينَ (52) ) Yusuf berkata ):" Yang demikian itu agar dia ( Al Aziz ) mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya, dan bahwasanya Allah tidak meridai tipu daya orang- orang yang berkhianat.(52) وَ ما أُبَرِّئُ نَفْسي‏ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلاَّ ما رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحيمٌ (53) Dan aku tidak membebaskan diriku ( dari kesalahan ), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(53) وَ قالَ الْمَلِكُ ائْتُوني‏ بِهِ أَسْتَخْلِصْهُ لِنَفْسي‏ فَلَمَّا كَلَّمَهُ قالَ إِنَّكَ الْيَوْمَ لَدَيْنا مَكينٌ أَمينٌ (54) Dan raja berkata:" Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku". Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata:" Sesungguhnya kamu ( mulai ) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercaya pada sisi kami".(54) قالَ اجْعَلْني‏ عَلى‏ خَزائِنِ الْأَرْضِ إِنِّي حَفيظٌ عَليمٌ (55) Berkata Yusuf:" Jadikanlah aku bendaharawan negara ( Mesir ); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan."( 55) وَ كَذلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ يَتَبَوَّأُ مِنْها حَيْثُ يَشاءُ نُصيبُ بِرَحْمَتِنا مَنْ نَشاءُ وَ لا نُضيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنينَ (56) Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; ( dia berkuasa penuh ) pergi menuju ke mana saja yang ia kehendaki di bumi Mesir itu. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia- nyiakan pahala orang- orang yang berbuat baik.(56 ) وَ لَأَجْرُ الْآخِرَةِ خَيْرٌ لِلَّذينَ آمَنُوا وَ كانُوا يَتَّقُونَ (57) Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang- orang yang beriman dan selalu bertakwa.(57) وَ جاءَ إِخْوَةُ يُوسُفَ فَدَخَلُوا عَلَيْهِ فَعَرَفَهُمْ وَ هُمْ لَهُ مُنْكِرُونَ (58) Dan saudara- saudara Yusuf datang ( ke Mesir ) lalu mereka masuk ke ( tempat ) nya. Maka Yusuf mengenal mereka, sedang mereka tidak kenal ( lagi ) kepadanya.(58) وَ لَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهازِهِمْ قالَ ائْتُوني‏ بِأَخٍ لَكُمْ مِنْ أَبيكُمْ أَ لا تَرَوْنَ أَنِّي أُوفِي الْكَيْلَ وَ أَنَا خَيْرُ الْمُنْزِلينَ (59) Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata:" Bawalah kepadaku saudaramu yang se ayah dengan kamu ( Bunyamin ), tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik- baik penerima tamu.(59) فَإِنْ لَمْ تَأْتُوني‏ بِهِ فَلا كَيْلَ لَكُمْ عِنْدي وَ لا تَقْرَبُونِ (60) Jika kamu tidak membawanya kepadaku, maka kamu tidak akan mendapat sukatan lagi dari padaku dan jangan kamu mendekatiku".(60) قالُوا سَنُراوِدُ عَنْهُ أَباهُ وَ إِنَّا لَفاعِلُونَ (61) Mereka berkata:" Kami akan membujuk ayahnya untuk membawanya) ke mari (dan sesungguhnya kami benar- benar akan melaksanakannya".(61) وَ قالَ لِفِتْيانِهِ اجْعَلُوا بِضاعَتَهُمْ في‏ رِحالِهِمْ لَعَلَّهُمْ يَعْرِفُونَها إِذَا انْقَلَبُوا إِلى‏ أَهْلِهِمْ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (62) Yusuf berkata kepada bujang- bujangnya:" Masukkanlah barang- barang ( penukar kepunyaan mereka ) ke dalam karung- karung mereka, supaya mereka mengetahuinya apabila mereka telah kembali kepada keluarganya, mudah-mudahan mereka kembali lagi".(62) فَلَمَّا رَجَعُوا إِلى‏ أَبيهِمْ قالُوا يا أَبانا مُنِعَ مِنَّا الْكَيْلُ فَأَرْسِلْ مَعَنا أَخانا نَكْتَلْ وَ إِنَّا لَهُ لَحافِظُونَ (63) Maka tatkala mereka telah kembali kepada ayah mereka ( Yakub ) mereka berkata:" Wahai ayah kami, kami tidak akan mendapat sukatan ( gandum ) lagi, ( jika tidak membawa saudara kami ), sebab itu biarkanlah saudara kami pergi bersama- sama kami supaya kami mendapat sukatan, dan sesungguhnya kami benar- benar akan menjaganya".(63) قالَ هَلْ آمَنُكُمْ عَلَيْهِ إِلاَّ كَما أَمِنْتُكُمْ عَلى‏ أَخيهِ مِنْ قَبْلُ فَاللَّهُ خَيْرٌ حافِظاً وَ هُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمينَ (64) Berkata Yakub:" Bagaimana aku akan mempercayakannya ( Bunyamin ) kepadamu, kecuali seperti aku telah mempercayakan saudaranya ( Yusuf ) kepada kamu dahulu". Maka Allah adalah sebaik- baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.(64) وَ لَمَّا فَتَحُوا مَتاعَهُمْ وَجَدُوا بِضاعَتَهُمْ رُدَّتْ إِلَيْهِمْ قالُوا يا أَبانا ما نَبْغي‏ هذِهِ بِضاعَتُنا رُدَّتْ إِلَيْنا وَ نَميرُ أَهْلَنا وَ نَحْفَظُ أَخانا وَ نَزْدادُ كَيْلَ بَعيرٍ ذلِكَ كَيْلٌ يَسيرٌ (65) Tatkala mereka membuka barang- barangnya, mereka menemukan kembali barang- barang ( penukaran ) mereka, dikembalikan kepada mereka. Mereka berkata:" Wahai ayah kami apa lagi yang kita inginkan. Ini barang- barang kita, dikembalikan kepada kita, dan kami akan dapat memberi makan keluarga kami, dan kami akan dapat memelihara saudara kami, dan kami akan mendapat tambahan sukatan ( gandum ) seberat beban seekor unta. Itu adalah sukatan yang mudah ( bagi raja Mesir )".(65) قالَ لَنْ أُرْسِلَهُ مَعَكُمْ حَتَّى تُؤْتُونِ مَوْثِقاً مِنَ اللَّهِ لَتَأْتُنَّنِي بِهِ إِلاَّ أَنْ يُحاطَ بِكُمْ فَلَمَّا آتَوْهُ مَوْثِقَهُمْ قالَ اللَّهُ عَلى‏ ما نَقُولُ وَكيلٌ (66) Yakub berkata:" Aku sekali- kali tidak akan melepaskannya ( pergi ) bersama- sama kamu, sebelum kamu memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah, bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh". Tatkala mereka memberikan janji mereka, maka Yakub berkata:" Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan ( ini )".(66) وَ قالَ يا بَنِيَّ لا تَدْخُلُوا مِنْ بابٍ واحِدٍ وَ ادْخُلُوا مِنْ أَبْوابٍ مُتَفَرِّقَةٍ وَ ما أُغْني‏ عَنْكُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ شَيْ‏ءٍ إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ لِلَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَ عَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُونَ (67) Dan Yakub berkata:" Hai anak- anakku janganlah kamu ( bersama- sama ) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu- pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikit pun daripada ( takdir ) Allah. Keputusan menetapkan ( sesuatu ) hanyalah hak Allah; kepada-Nya- lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang- orang yang bertawakal berserah diri".(67) وَ لَمَّا دَخَلُوا مِنْ حَيْثُ أَمَرَهُمْ أَبُوهُمْ ما كانَ يُغْني‏ عَنْهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ شَيْ‏ءٍ إِلاَّ حاجَةً في‏ نَفْسِ يَعْقُوبَ قَضاها وَ إِنَّهُ لَذُو عِلْمٍ لِما عَلَّمْناهُ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ (68) Dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka ( cara yang mereka lakukan itu ) tiadalah melepaskan mereka sedikit pun dari takdir Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Yakub yang telah ditetapkannya. Dan sesungguhnya dia mempunyai pengetahuan, karena Kami telah mengajarkan kepadanya. Akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.(68) وَ لَمَّا دَخَلُوا عَلى‏ يُوسُفَ آوى‏ إِلَيْهِ أَخاهُ قالَ إِنِّي أَنَا أَخُوكَ فَلا تَبْتَئِسْ بِما كانُوا يَعْمَلُونَ (69) Dan tatkala mereka masuk ke ( tempat ) Yusuf, Yusuf membawa saudaranya ( Bunyamin ) ke tempatnya, Yusuf berkata:" Sesungguhnya aku ( ini ) adalah saudaramu, maka janganlah kamu berdukacita terhadap apa yang telah mereka kerjakan".(69) فَلَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهازِهِمْ جَعَلَ السِّقايَةَ في‏ رَحْلِ أَخيهِ ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ أَيَّتُهَا الْعيرُ إِنَّكُمْ لَسارِقُونَ (70) Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf memasukkan piala ( tempat minum ) ke dalam karung saudaranya. Kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan:" Hai kafilah, sesungguhnya kamu adalah orang- orang yang mencuri".(70) قالُوا وَ أَقْبَلُوا عَلَيْهِمْ ما ذا تَفْقِدُونَ (71) Mereka menjawab, sambil menghadap kepada penyeru- penyeru itu:" Barang apakah yang hilang dari kamu"(71) قالُوا نَفْقِدُ صُواعَ الْمَلِكِ وَ لِمَنْ جاءَ بِهِ حِمْلُ بَعيرٍ وَ أَنَا بِهِ زَعيمٌ (72) Penyeru- penyeru itu berkata:" Kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh bahan makanan ( seberat ) beban unta, dan aku menjamin terhadapnya".(72) قالُوا تَاللَّهِ لَقَدْ عَلِمْتُمْ ما جِئْنا لِنُفْسِدَ فِي الْأَرْضِ وَ ما كُنَّا سارِقينَ (73) Saudara-saudara Yusuf menjawab:" Demi Allah sesungguhnya kamu mengetahui bahwa kami datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri (ini ) dan kami bukanlah para pencuri".(73) قالُوا فَما جَزاؤُهُ إِنْ كُنْتُمْ كاذِبينَ (74) Mereka berkata:" Tetapi apa balasannya jika kamu betul- betul pendusta".(74) قالُوا جَزاؤُهُ مَنْ وُجِدَ في‏ رَحْلِهِ فَهُوَ جَزاؤُهُ كَذلِكَ نَجْزِي الظَّالِمينَ (75) Mereka menjawab:" Balasannya, ialah pada siapa diketemukan ( barang yang hilang ) dalam karungnya, maka dia sendirilah balasannya ( tebusannya ) Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang- orang yang lalim."(75) فَبَدَأَ بِأَوْعِيَتِهِمْ قَبْلَ وِعاءِ أَخيهِ ثُمَّ اسْتَخْرَجَها مِنْ وِعاءِ أَخيهِ كَذلِكَ كِدْنا لِيُوسُفَ ما كانَ لِيَأْخُذَ أَخاهُ في‏ دينِ الْمَلِكِ إِلاَّ أَنْ يَشاءَ اللَّهُ نَرْفَعُ دَرَجاتٍ مَنْ نَشاءُ وَ فَوْقَ كُلِّ ذي عِلْمٍ عَليمٌ (76) Maka mulailah Yusuf ( memeriksa ) karung- karung mereka sebelum ( memeriksa ) karung saudaranya sendiri, kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya. Demikianlah Kami atur untuk ( mencapai maksud ) Yusuf. Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang- undang raja, kecuali Allah menghendakinya. Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki: dan di atas tiap- tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.(76) قالُوا إِنْ يَسْرِقْ فَقَدْ سَرَقَ أَخٌ لَهُ مِنْ قَبْلُ فَأَسَرَّها يُوسُفُ في‏ نَفْسِهِ وَ لَمْ يُبْدِها لَهُمْ قالَ أَنْتُمْ شَرٌّ مَكاناً وَ اللَّهُ أَعْلَمُ بِما تَصِفُونَ (77) Mereka berkata:" Jika ia mencuri, maka sesungguhnya telah pernah mencuri pula saudaranya sebelum itu". Maka Yusuf menyembunyikan kejengkelan itu pada dirinya dan tidak menampakkannya kepada mereka. Dia berkata ( dalam hatinya ) :" Kamu lebih buruk kedudukanmu ( sifat- sifatmu ) dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu terangkan itu".(77) قالُوا يا أَيُّهَا الْعَزيزُ إِنَّ لَهُ أَباً شَيْخاً كَبيراً فَخُذْ أَحَدَنا مَكانَهُ إِنَّا نَراكَ مِنَ الْمُحْسِنينَ (78) Mereka berkata:" Wahai Al Aziz, sesungguhnya ia mempunyai ayah yang sudah lanjut usianya, lantaran itu ambillah salah seorang di antara kami sebagai gantinya, sesungguhnya kami melihat kamu termasuk orang- orang yang berbuat baik".(78) قالَ مَعاذَ اللَّهِ أَنْ نَأْخُذَ إِلاَّ مَنْ وَجَدْنا مَتاعَنا عِنْدَهُ إِنَّا إِذاً لَظالِمُونَ (79) Berkata Yusuf:" Aku mohon perlindungan kepada Allah daripada menahan seorang, kecuali orang yang kami ketemukan harta benda kami padanya, jika kami berbuat demikian, maka benar- benarlah kami orang- orang yang lalim".(79) فَلَمَّا اسْتَيْأَسُوا مِنْهُ خَلَصُوا نَجِيًّا قالَ كَبيرُهُمْ أَ لَمْ تَعْلَمُوا أَنَّ أَباكُمْ قَدْ أَخَذَ عَلَيْكُمْ مَوْثِقاً مِنَ اللَّهِ وَ مِنْ قَبْلُ ما فَرَّطْتُمْ في‏ يُوسُفَ فَلَنْ أَبْرَحَ الْأَرْضَ حَتَّى يَأْذَنَ لي‏ أَبي‏ أَوْ يَحْكُمَ اللَّهُ لي‏ وَ هُوَ خَيْرُ الْحاكِمينَ (80) Maka tatkala mereka berputus asa daripada ( putusan ) Yusuf mereka menyendiri sambil berunding dengan berbisik- bisik. Berkatalah yang tertua di antara mereka:" Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya ayahmu telah mengambil janji dari kamu dengan nama Allah dan sebelum itu kamu telah menyia-nyiakan Yusuf. Sebab itu aku tidak akan meninggalkan negeri Mesir, sampai ayahku mengizinkan kepadaku ( untuk kembali ), atau Allah memberi keputusan terhadapku. Dan Dia adalah Hakim yang sebaik- baiknya".(80) ارْجِعُوا إِلى‏ أَبيكُمْ فَقُولُوا يا أَبانا إِنَّ ابْنَكَ سَرَقَ وَ ما شَهِدْنا إِلاَّ بِما عَلِمْنا وَ ما كُنَّا لِلْغَيْبِ حافِظينَ (81) Kembalilah kepada ayahmu dan katakanlah:" Wahai ayah kami! Sesungguhnya anakmu telah mencuri; dan kami hanya menyaksikan apa yang kami ketahui, dan sekali- kali kami tidak dapat menjaga ( mengetahui ) barang yang gaib.(81) وَ سْئَلِ الْقَرْيَةَ الَّتي‏ كُنَّا فيها وَ الْعيرَ الَّتي‏ أَقْبَلْنا فيها وَ إِنَّا لَصادِقُونَ (82) Dan tanyalah ( penduduk ) negeri yang kami berada di situ, dan kafilah yang kami datang bersamanya, dan sesungguhnya kami adalah orang- orang yang benar".(82) قالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْراً فَصَبْرٌ جَميلٌ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَأْتِيَني‏ بِهِمْ جَميعاً إِنَّهُ هُوَ الْعَليمُ الْحَكيمُ (83) Yakub berkata:" Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan ( yang buruk ) itu. Maka kesabaran yang baik itulah ( kesabaranku ). Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dia- lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".(83) وَ تَوَلَّى عَنْهُمْ وَ قالَ يا أَسَفى‏ عَلى‏ يُوسُفَ وَ ابْيَضَّتْ عَيْناهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظيمٌ (84) Dan Yakub berpaling dari mereka ( anak- anaknya ) seraya berkata:" Aduhai duka citaku terhadap Yusuf", dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya ( terhadap anak- anaknya ).(84) قالُوا تَاللَّهِ تَفْتَؤُا تَذْكُرُ يُوسُفَ حَتَّى تَكُونَ حَرَضاً أَوْ تَكُونَ مِنَ الْهالِكينَ (85) Mereka berkata:" Demi Allah, senantiasa kamu mengingat Yusuf, sehingga kamu mengidapkan penyakit yang berat atau termasuk orang- orang yang binasa".(85) قالَ إِنَّما أَشْكُوا بَثِّي وَ حُزْني‏ إِلَى اللَّهِ وَ أَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ ما لا تَعْلَمُونَ (86) Yakub menjawab:" Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."(86) يا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَ أَخيهِ وَ لا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْكافِرُونَ (87) Hai anak- anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(87) فَلَمَّا دَخَلُوا عَلَيْهِ قالُوا يا أَيُّهَا الْعَزيزُ مَسَّنا وَ أَهْلَنَا الضُّرُّ وَ جِئْنا بِبِضاعَةٍ مُزْجاةٍ فَأَوْفِ لَنَا الْكَيْلَ وَ تَصَدَّقْ عَلَيْنا إِنَّ اللَّهَ يَجْزِي الْمُتَصَدِّقينَ (88) Maka ketika mereka masuk ke ( tempat ) Yusuf, mereka berkata:" Hai Al Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang- barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang- orang yang bersedekah."( 88) قالَ هَلْ عَلِمْتُمْ ما فَعَلْتُمْ بِيُوسُفَ وَ أَخيهِ إِذْ أَنْتُمْ جاهِلُونَ (89) Yusuf berkata:" Apakah kamu mengetahui ( kejelekan ) apa yang telah kamu lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya ketika kamu tidak mengetahui ( akibat ) perbuatanmu itu".(89) قالُوا أَ إِنَّكَ لَأَنْتَ يُوسُفُ قالَ أَنَا يُوسُفُ وَ هذا أَخي‏ قَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنا إِنَّهُ مَنْ يَتَّقِ وَ يَصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لا يُضيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنينَ (90) Mereka berkata:" Apakah kamu ini benar- benar Yusuf" Yusuf menjawab:" Akulah Yusuf dan ini saudaraku. Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami". Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia- nyiakan pahala orang- orang yang berbuat baik".(90) قالُوا تَاللَّهِ لَقَدْ آثَرَكَ اللَّهُ عَلَيْنا وَ إِنْ كُنَّا لَخاطِئينَ (91) Mereka berkata:" Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami, dan sesungguhnya kami adalah orang- orang yang bersalah ( berdosa )".(91) قالَ لا تَثْريبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكُمْ وَ هُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمينَ (92) Dia ( Yusuf ) berkata:" Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah- mudahan Allah mengampuni ( kamu ), dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang."(92) اذْهَبُوا بِقَميصي‏ هذا فَأَلْقُوهُ عَلى‏ وَجْهِ أَبي‏ يَأْتِ بَصيراً وَ أْتُوني‏ بِأَهْلِكُمْ أَجْمَعينَ (93) Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah dia ke wajah ayahku, nanti ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku".(93) وَ لَمَّا فَصَلَتِ الْعيرُ قالَ أَبُوهُمْ إِنِّي لَأَجِدُ ريحَ يُوسُفَ لَوْ لا أَنْ تُفَنِّدُونِ (94) Tatkala kafilah itu telah keluar ( dari negeri Mesir ) berkata ayah mereka:" Sesungguhnya aku mencium bau Yusuf, sekiranya kamu tidak menuduhku lemah akal (tentu kamu membenarkan aku) ".(94) قالُوا تَاللَّهِ إِنَّكَ لَفي‏ ضَلالِكَ الْقَديمِ (95) Keluarganya berkata:" Demi Allah, sesungguhnya kamu masih dalam kekeliruanmu yang dahulu".(95) فَلَمَّا أَنْ جاءَ الْبَشيرُ أَلْقاهُ عَلى‏ وَجْهِهِ فَارْتَدَّ بَصيراً قالَ أَ لَمْ أَقُلْ لَكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ ما لا تَعْلَمُونَ (96) Tatkala telah tiba pembawa kabar gembira itu, maka diletakkannya baju gamis itu ke wajah Yakub, lalu kembalilah dia dapat melihat. Berkata Yakub:" Tidakkah aku katakan kepadamu, bahwa aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya".(96) قالُوا يا أَبانَا اسْتَغْفِرْ لَنا ذُنُوبَنا إِنَّا كُنَّا خاطِئينَ (97) Mereka berkata:" Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa- dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang- orang yang bersalah ( berdosa )".(97) قالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّي إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحيمُ (98) Yakub berkata:" Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia- lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".(98) فَلَمَّا دَخَلُوا عَلى‏ يُوسُفَ آوى‏ إِلَيْهِ أَبَوَيْهِ وَ قالَ ادْخُلُوا مِصْرَ إِنْ شاءَ اللَّهُ آمِنينَ (99) Maka tatkala mereka masuk ke ( tempat ) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya dan dia berkata:" Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman".( 99) وَ رَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى الْعَرْشِ وَ خَرُّوا لَهُ سُجَّداً وَ قالَ يا أَبَتِ هذا تَأْويلُ رُءْيايَ مِنْ قَبْلُ قَدْ جَعَلَها رَبِّي حَقًّا وَ قَدْ أَحْسَنَ بي‏ إِذْ أَخْرَجَني‏ مِنَ السِّجْنِ وَ جاءَ بِكُمْ مِنَ الْبَدْوِ مِنْ بَعْدِ أَنْ نَزَغَ الشَّيْطانُ بَيْني‏ وَ بَيْنَ إِخْوَتي‏ إِنَّ رَبِّي لَطيفٌ لِما يَشاءُ إِنَّهُ هُوَ الْعَليمُ الْحَكيمُ (100) Dan ia menaikkan kedua ibu- bapaknya ke atas singgasana. Dan mereka ( semuanya ) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf:" Wahai ayahku inilah takbir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah setan merusakkan ( hubungan ) antaraku dan saudara- saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia- lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(100) رَبِّ قَدْ آتَيْتَني‏ مِنَ الْمُلْكِ وَ عَلَّمْتَني‏ مِنْ تَأْويلِ الْأَحاديثِ فاطِرَ السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيا وَ الْآخِرَةِ تَوَفَّني‏ مُسْلِماً وَ أَلْحِقْني‏ بِالصَّالِحينَ (101) Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian takbir mimpi. ( Ya Tuhan ). Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang- orang yang saleh.( 101) ذلِكَ مِنْ أَنْباءِ الْغَيْبِ نُوحيهِ إِلَيْكَ وَ ما كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ أَجْمَعُوا أَمْرَهُمْ وَ هُمْ يَمْكُرُونَ (102) Demikian itu ( adalah ) di antara berita- berita yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu ( Muhammad ); padahal kamu tidak berada pada sisi mereka, ketika mereka memutuskan rencananya ( untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur ) dan mereka sedang mengatur tipu daya.(102) وَ ما أَكْثَرُ النَّاسِ وَ لَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنينَ (103) Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya.(103) وَ ما تَسْئَلُهُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ هُوَ إِلاَّ ذِكْرٌ لِلْعالَمينَ (104) Dan kamu sekali- kali tidak meminta upah kepada mereka ( terhadap seruanmu ini ), itu tidak lain hanyalah pengajaran bagi semesta alam.(104) وَ كَأَيِّنْ مِنْ آيَةٍ فِي السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ يَمُرُّونَ عَلَيْها وَ هُمْ عَنْها مُعْرِضُونَ (105) Dan banyak sekali tanda- tanda ( kekuasaan Allah ) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling daripadanya.(105) وَ ما يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلاَّ وَ هُمْ مُشْرِكُونَ (106) Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah ( dengan sembahan- sembahan lain ).(106) أَ فَأَمِنُوا أَنْ تَأْتِيَهُمْ غاشِيَةٌ مِنْ عَذابِ اللَّهِ أَوْ تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً وَ هُمْ لا يَشْعُرُونَ (107) Apakah mereka merasa aman dari kedatangan siksa Allah yang meliputi mereka, atau kedatangan kiamat kepada mereka secara mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya. (107) قُلْ هذِهِ سَبيلي‏ أَدْعُوا إِلَى اللَّهِ عَلى‏ بَصيرَةٍ أَنَا وَ مَنِ اتَّبَعَني‏ وَ سُبْحانَ اللَّهِ وَ ما أَنَا مِنَ الْمُشْرِكينَ (108) Katakanlah:" Inilah jalan ( agama ) ku, aku dan orang- orang yang mengikutiku mengajak (kamu ) kepada Allah dengan hujah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang- orang yang musyrik".(108) وَ ما أَرْسَلْنا مِنْ قَبْلِكَ إِلاَّ رِجالاً نُوحي‏ إِلَيْهِمْ مِنْ أَهْلِ الْقُرى‏ أَ فَلَمْ يَسيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كانَ عاقِبَةُ الَّذينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَ لَدارُ الْآخِرَةِ خَيْرٌ لِلَّذينَ اتَّقَوْا أَ فَلا تَعْقِلُونَ (109) Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki- laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang- orang sebelum mereka ( yang mendustakan rasul ) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang- orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya.(109) حَتَّى إِذَا اسْتَيْأَسَ الرُّسُلُ وَ ظَنُّوا أَنَّهُمْ قَدْ كُذِبُوا جاءَهُمْ نَصْرُنا فَنُجِّيَ مَنْ نَشاءُ وَ لا يُرَدُّ بَأْسُنا عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمينَ (110) Sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi ( tentang keimanan mereka ) dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang- orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksa Kami daripada orang- orang yang berdosa.(110) لَقَدْ كانَ في‏ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبابِ ما كانَ حَديثاً يُفْتَرى‏ وَ لكِنْ تَصْديقَ الَّذي بَيْنَ يَدَيْهِ وَ تَفْصيلَ كُلِّ شَيْ‏ءٍ وَ هُدىً وَ رَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (111) Sesungguhnya pada kisah- kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang- orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat- buat, akan tetapi membenarkan ( kitab- kitab ) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.( 111)

======== SURAT AR-RA'D DAN TERJEMAHANNYA =========

Salsabila

" Assalamu'alaikum, Welcome in Salsabila's Blog "

الصلاة والسلام عليك يا رسول الله

☆ الرّعد ☆

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحيمِ Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. المر تِلْكَ آياتُ الْكِتابِ وَ الَّذي أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ وَ لكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يُؤْمِنُونَ (1) Alif laam miim raa. Ini adalah ayat- ayat Al Kitab ( Al Qur'an ). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar; akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman ( kepadanya ).( 1 ) اللَّهُ الَّذي رَفَعَ السَّماواتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَها ثُمَّ اسْتَوى‏ عَلَى الْعَرْشِ وَ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ كُلٌّ يَجْري لِأَجَلٍ مُسَمًّى يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآياتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ (2) Allah- lah Yang meninggikan langit tanpa tiang ( sebagaimana ) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing- masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan ( makhluk-Nya ), menjelaskan tanda- tanda ( kebesaran-Nya ), supaya kamu meyakini pertemuan ( mu ) dengan Tuhanmu.( 2 ) وَ هُوَ الَّذي مَدَّ الْأَرْضَ وَ جَعَلَ فيها رَواسِيَ وَ أَنْهاراً وَ مِنْ كُلِّ الثَّمَراتِ جَعَلَ فيها زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهارَ إِنَّ في‏ ذلِكَ لَآياتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (3) Dan Dia- lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung- gunung dan sungai- sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang- pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda ( kebesaran Allah ) bagi kaum yang memikirkan.( 3 ) وَ فِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجاوِراتٌ وَ جَنَّاتٌ مِنْ أَعْنابٍ وَ زَرْعٌ وَ نَخيلٌ صِنْوانٌ وَ غَيْرُ صِنْوانٍ يُسْقى‏ بِماءٍ واحِدٍ وَ نُفَضِّلُ بَعْضَها عَلى‏ بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ إِنَّ في‏ ذلِكَ لَآياتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (4) Dan di bumi ini terdapat bagian- bagian yang berdampingan, dan kebun- kebun anggur, tanaman- tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam- tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda ( kebesaran Allah ) bagi kaum yang berpikir.( 4 ) وَ إِنْ تَعْجَبْ فَعَجَبٌ قَوْلُهُمْ أَ إِذا كُنَّا تُراباً أَ إِنَّا لَفي‏ خَلْقٍ جَديدٍ أُولئِكَ الَّذينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ وَ أُولئِكَ الْأَغْلالُ في‏ أَعْناقِهِمْ وَ أُولئِكَ أَصْحابُ النَّارِ هُمْ فيها خالِدُونَ (5) Dan jika ( ada sesuatu ) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka:" Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan ( dikembalikan ) menjadi makhluk yang baru" Orang- orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang- orang itulah ( yang dilekatkan ) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.( 5 ) وَ يَسْتَعْجِلُونَكَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ وَ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِمُ الْمَثُلاتُ وَ إِنَّ رَبَّكَ لَذُو مَغْفِرَةٍ لِلنَّاسِ عَلى‏ ظُلْمِهِمْ وَ إِنَّ رَبَّكَ لَشَديدُ الْعِقابِ (6) Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan ( datangnya ) siksa, sebelum ( mereka meminta ) kebaikan. padahal telah terjadi bermacam- macam contoh siksa sebelum mereka. Sesungguhnya Tuhanmu benar- benar mempunyai ampunan ( yang luas ) bagi manusia sekalipun mereka lalim, dan sesungguhnya Tuhanmu benar- benar sangat keras siksa-Nya.( 6 ) وَ يَقُولُ الَّذينَ كَفَرُوا لَوْ لا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّه‏ إِنَّما أَنْتَ مُنْذِرٌ وَ لِكُلِّ قَوْمٍ هادٍ (7) Orang- orang yang kafir berkata:" Mengapa tidak diturunkan kepadanya ( Muhammad ) suatu tanda ( kebesaran ) dari Tuhannya" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap- tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk.( 7 ) اللَّهُ يَعْلَمُ ما تَحْمِلُ كُلُّ أُنْثى‏ وَ ما تَغيضُ الْأَرْحامُ وَ ما تَزْدادُ وَ كُلُّ شَيْ‏ءٍ عِنْدَهُ بِمِقْدارٍ (8) Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.( 8 ) عالِمُ الْغَيْبِ وَ الشَّهادَةِ الْكَبيرُ الْمُتَعالِ (9) Yang mengetahui semua yang gaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.( 9 ) سَواءٌ مِنْكُمْ مَنْ أَسَرَّ الْقَوْلَ وَ مَنْ جَهَرَ بِهِ وَ مَنْ هُوَ مُسْتَخْفٍ بِاللَّيْلِ وَ سارِبٌ بِالنَّهارِ (10) Sama saja ( bagi Tuhan ), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus- terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan ( menampakkan diri ) di siang hari.(10) لَهُ مُعَقِّباتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَ مِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ ما بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا ما بِأَنْفُسِهِمْ وَ إِذا أَرادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوْءاً فَلا مَرَدَّ لَهُ وَ ما لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ والٍ (11) Bagi manusia ada malaikat- malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali- kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.( 11) هُوَ الَّذي يُريكُمُ الْبَرْقَ خَوْفاً وَ طَمَعاً وَ يُنْشِئُ السَّحابَ الثِّقالَ (12) Dia- lah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung.(12) وَ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَ الْمَلائِكَةُ مِنْ خيفَتِهِ وَ يُرْسِلُ الصَّواعِقَ فَيُصيبُ بِها مَنْ يَشاءُ وَ هُمْ يُجادِلُونَ فِي اللَّهِ وَ هُوَ شَديدُ الْمِحالِ (13) Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, ( demikian pula ) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah- bantahan tentang Allah, dan Dia- lah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya.(13) لَهُ دَعْوَةُ الْحَقِّ وَ الَّذينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لا يَسْتَجيبُونَ لَهُمْ بِشَيْ‏ءٍ إِلاَّ كَباسِطِ كَفَّيْهِ إِلَى الْماءِ لِيَبْلُغَ فاهُ وَ ما هُوَ بِبالِغِهِ وَ ما دُعاءُ الْكافِرينَ إِلاَّ في‏ ضَلالٍ (14) Hanya bagi Allah- lah ( hak mengabulkan ) doa yang benar. Dan berhala- berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatu pun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa ( ibadah ) orang- orang kafir itu, hanyalah sia- sia belaka.(14) وَ لِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ طَوْعاً وَ كَرْهاً وَ ظِلالُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَ الْآصالِ (15) Hanya kepada Allah- lah sujud ) patuh (segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri atau pun terpaksa( dan sujud pula ) bayang- bayangnya di waktu pagi dan petang hari.(15) قُلْ مَنْ رَبُّ السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ قُلِ اللَّهُ قُلْ أَ فَاتَّخَذْتُمْ مِنْ دُونِهِ أَوْلِياءَ لا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ نَفْعاً وَ لا ضَرًّا قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمى‏ وَ الْبَصيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِي الظُّلُماتُ وَ النُّورُ أَمْ جَعَلُوا لِلَّهِ شُرَكاءَ خَلَقُوا كَخَلْقِهِ فَتَشابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْ قُلِ اللَّهُ خالِقُ كُلِّ شَيْ‏ءٍ وَ هُوَ الْواحِدُ الْقَهَّارُ (16) Katakanlah:" Siapakah Tuhan langit dan bumi" Jawabnya:" Allah." Katakanlah:" Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak ( pula ) kemudaratan bagi diri mereka sendiri". Katakanlah:" Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan- Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka" Katakanlah:" Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia- lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa".(16) أَنْزَلَ مِنَ السَّماءِ ماءً فَسالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِها فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَداً رابِياً وَ مِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِي النَّارِ ابْتِغاءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتاعٍ زَبَدٌ مِثْلُهُ كَذلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْحَقَّ وَ الْباطِلَ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفاءً وَ أَمَّا ما يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ كَذلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثالَ (17) Allah telah menurunkan air ( hujan ) dari langit, maka mengalirlah air di lembah- lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa ( logam ) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat- alat, ada ( pula ) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan ( bagi ) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan- perumpamaan.(17) لِلَّذينَ اسْتَجابُوا لِرَبِّهِمُ الْحُسْنى‏ وَ الَّذينَ لَمْ يَسْتَجيبُوا لَهُ لَوْ أَنَّ لَهُمْ ما فِي الْأَرْضِ جَميعاً وَ مِثْلَهُ مَعَهُ لاَفْتَدَوْا بِهِ أُولئِكَ لَهُمْ سُوءُ الْحِسابِ وَ مَأْواهُمْ جَهَنَّمُ وَ بِئْسَ الْمِهادُ (18) Bagi orang- orang yang memenuhi seruan Tuhannya, ( disediakan ) pembalasan yang baik. Dan orang- orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan ) yang ada di bumi dan ( ditambah ) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang- orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk- buruk tempat kediaman.(18) أَ فَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّما أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمى‏ إِنَّما يَتَذَكَّرُ أُولُوا الْأَلْبابِ (19) Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta Hanyalah orang- orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,(19) الَّذينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَ لا يَنْقُضُونَ الْميثاقَ (20) ) yaitu (orang- orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,(20) وَ الَّذينَ يَصِلُونَ ما أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَ يَخافُونَ سُوءَ الْحِسابِ (21) dan orang- orang yang menghubungkan apa- apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.(21) وَ الَّذينَ صَبَرُوا ابْتِغاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَ أَقامُوا الصَّلاةَ وَ أَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْناهُمْ سِرًّا وَ عَلانِيَةً وَ يَدْرَؤُنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ (22) Dan orang- orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang- terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang- orang itulah yang mendapat tempat kesudahan ( yang baik ),( 22 ) جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَها وَ مَنْ صَلَحَ مِنْ آبائِهِمْ وَ أَزْواجِهِمْ وَ ذُرِّيَّاتِهِمْ وَ الْمَلائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بابٍ (23) ) yaitu ) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama- sama dengan orang- orang yang saleh dari bapak- bapaknya, istri- istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat- malaikat masuk ke tempat- tempat mereka dari semua pintu;(23) سَلامٌ عَلَيْكُمْ بِما صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ (24) ) sambil mengucapkan):" Salamun `alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (24) وَ الَّذينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ ميثاقِهِ وَ يَقْطَعُونَ ما أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ أُولئِكَ لَهُمُ اللَّعْنَةُ وَ لَهُمْ سُوءُ الدَّارِ (25) Orang- orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa- apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang- orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk ( Jahanam ).(25) اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشاءُ وَ يَقْدِرُ وَ فَرِحُوا بِالْحَياةِ الدُّنْيا وَ مَا الْحَياةُ الدُّنْيا فِي الْآخِرَةِ إِلاَّ مَتاعٌ (26) Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu ( dibanding dengan ) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan ( yang sedikit ).(26) وَ يَقُولُ الَّذينَ كَفَرُوا لَوْ لا أُنْزِلَ عَلَيْهِ آيَةٌ مِنْ رَبِّهِ قُلْ إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشاءُ وَ يَهْدي إِلَيْهِ مَنْ أَنابَ (27) Orang- orang kafir berkata:" Mengapa tidak diturunkan kepadanya ( Muhammad ) tanda (mukjizat) dari Tuhannya" Katakanlah:" Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang- orang yang bertobat kepada Nya",(27) الَّذينَ آمَنُوا وَ تَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (28) ) yaitu ) orang- orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah- lah hati menjadi tenteram.(28) الَّذينَ آمَنُوا وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ طُوبى‏ لَهُمْ وَ حُسْنُ مَآبٍ (29) Orang- orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.(29) كَذلِكَ أَرْسَلْناكَ في‏ أُمَّةٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِها أُمَمٌ لِتَتْلُوَا عَلَيْهِمُ الَّذي أَوْحَيْنا إِلَيْكَ وَ هُمْ يَكْفُرُونَ بِالرَّحْمنِ قُلْ هُوَ رَبِّي لا إِلهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَ إِلَيْهِ مَتابِ (30) Demikianlah, Kami telah mengutus kamu pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya, supaya kamu membacakan kepada mereka ( Al Qur'an ) yang Kami wahyukan kepadamu, padahal mereka kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Katakanlah:" Dialah Tuhanku tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakal dan hanya kepada-Nya aku bertobat".(30) وَ لَوْ أَنَّ قُرْآناً سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبالُ أَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الْأَرْضُ أَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتى‏ بَلْ لِلَّهِ الْأَمْرُ جَميعاً أَ فَلَمْ يَيْأَسِ الَّذينَ آمَنُوا أَنْ لَوْ يَشاءُ اللَّهُ لَهَدَى النَّاسَ جَميعاً وَ لا يَزالُ الَّذينَ كَفَرُوا تُصيبُهُمْ بِما صَنَعُوا قارِعَةٌ أَوْ تَحُلُّ قَريباً مِنْ دارِهِمْ حَتَّى يَأْتِيَ وَعْدُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لا يُخْلِفُ الْميعادَ (31) Dan sekiranya ada suatu bacaan ( kitab suci ) yang dengan bacaan itu gunung- gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang- orang yang sudah mati dapat berbicara, ( tentu Al Qur'an itulah dia ). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang- orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki ( semua manusia beriman ), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang- orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.(31) وَ لَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَمْلَيْتُ لِلَّذينَ كَفَرُوا ثُمَّ أَخَذْتُهُمْ فَكَيْفَ كانَ عِقابِ (32) Dan sesungguhnya telah diperolok- olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang- orang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaan- Ku itu!(32) أَ فَمَنْ هُوَ قائِمٌ عَلى‏ كُلِّ نَفْسٍ بِما كَسَبَتْ وَ جَعَلُوا لِلَّهِ شُرَكاءَ قُلْ سَمُّوهُمْ أَمْ تُنَبِّئُونَهُ بِما لا يَعْلَمُ فِي الْأَرْضِ أَمْ بِظاهِرٍ مِنَ الْقَوْلِ بَلْ زُيِّنَ لِلَّذينَ كَفَرُوا مَكْرُهُمْ وَ صُدُّوا عَنِ السَّبيلِ وَ مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَما لَهُ مِنْ هادٍ (33) Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya ( sama dengan yang tidak demikian sifatnya ) Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah:" Sebutkanlah sifat- sifat mereka itu". Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau kamu mengatakan ( tentang hal itu ) sekedar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya orang- orang kafir itu dijadikan ( oleh setan ) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya dari jalan ( yang benar ). Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka baginya tak ada seorang pun yang akan memberi petunjuk.( 33 ) لَهُمْ عَذابٌ فِي الْحَياةِ الدُّنْيا وَ لَعَذابُ الْآخِرَةِ أَشَقُّ وَ ما لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ واقٍ (34) Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari ( azab ) Allah.(34) مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتي‏ وُعِدَ الْمُتَّقُونَ تَجْري مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ أُكُلُها دائِمٌ وَ ظِلُّها تِلْكَ عُقْبَى الَّذينَ اتَّقَوْا وَ عُقْبَى الْكافِرينَ النَّارُ (35) Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang- orang yang takwa ialah ( seperti taman ). mengalir sungai- sungai di dalamnya; buahnya tak henti- henti, sedang naungannya (demikian pula) Itulah tempat kesudahan bagi orang- orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang- orang kafir ialah neraka. (35) وَ الَّذينَ آتَيْناهُمُ الْكِتابَ يَفْرَحُونَ بِما أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَ مِنَ الْأَحْزابِ مَنْ يُنْكِرُ بَعْضَهُ قُلْ إِنَّما أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ وَ لا أُشْرِكَ بِهِ إِلَيْهِ أَدْعُوا وَ إِلَيْهِ مَآبِ (36) Orang- orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan- golongan ( Yahudi dan Nasrani ) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebahagiannya. Katakanlah:" Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru ( manusia ) dan hanya kepada-Nya aku kembali".(36) وَ كَذلِكَ أَنْزَلْناهُ حُكْماً عَرَبِيًّا وَ لَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْواءَهُمْ بَعْدَ ما جاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ما لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَ لا واقٍ (37) Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur'an itu sebagai peraturan ( yang benar ) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali- kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap ( siksa ) Allah.(37) وَ لَقَدْ أَرْسَلْنا رُسُلاً مِنْ قَبْلِكَ وَ جَعَلْنا لَهُمْ أَزْواجاً وَ ذُرِّيَّةً وَ ما كانَ لِرَسُولٍ أَنْ يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ لِكُلِّ أَجَلٍ كِتابٌ (38) Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri- istri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat ( mukjizat ) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap- tiap masa ada Kitab (yang tertentu ).(38) يَمْحُوا اللَّهُ ما يَشاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ أُمُّ الْكِتابِ (39) Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan ( apa yang Dia kehendaki ), dan di sisi-Nya- lah terdapat Umulkitab ( Lohmahfuz ).(39) وَ إِنْ ما نُرِيَنَّكَ بَعْضَ الَّذي نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِنَّما عَلَيْكَ الْبَلاغُ وَ عَلَيْنَا الْحِسابُ (40) Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian ( siksa ) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu ( hal itu tidak penting bagimu ) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami- lah yang menghisab amalan mereka.(40) أَ وَ لَمْ يَرَوْا أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنْقُصُها مِنْ أَطْرافِها وَ اللَّهُ يَحْكُمُ لا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ وَ هُوَ سَريعُ الْحِسابِ (41) Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah- daerah ( orang- orang kafir ), lalu Kami kurangi daerah- daerah itu ( sedikit demi sedikit ) dari tepi- tepinya Dan Allah menetapkan hukum ( menurut kehendak-Nya ), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia- lah Yang Maha cepat hisab-Nya.(41) وَ قَدْ مَكَرَ الَّذينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَميعاً يَعْلَمُ ما تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ وَ سَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ (42) Dan sungguh orang- orang kafir yang sebelum mereka ( kafir Mekah ) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan orang- orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu.(42) وَ يَقُولُ الَّذينَ كَفَرُوا لَسْتَ مُرْسَلاً قُلْ كَفى‏ بِاللَّهِ شَهيداً بَيْني‏ وَ بَيْنَكُمْ وَ مَنْ عِنْدَهُ عِلْمُ الْكِتابِ (43) Berkatalah orang- orang kafir:" Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul". Katakanlah:" Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu, dan antara orang yang mempunyai ilmu Al Kitab"(43)